Di Pemkot Surabaya Open Source dianggap Mubazir...????

Tempat nongkrong. Diskusi bebas di luar topik.
User avatar
MasDjo
Posts: 1260
Joined: 03 Jan 2010, 17:38
Location: Bayuangga City
Contact:

Di Pemkot Surabaya Open Source dianggap Mubazir...????

Post by MasDjo » 17 Jan 2012, 09:45

Ada berita yg cukup mengejutkan khususnya bagi kalangan penggiat Open Source :confused: :mad:
Silahkan dibaca sendiri deh :
[spoiler][size:14pt]Program �Open Source� Bakal Dicoret[/size]
Sabtu, 07/01/2012 | 12:05 WIB

Program itu dianggap mubazir, meski telah berjalan dua tahun tidak terealisasi di semua SKPD

SURABAYA - DPRD Surabaya bakal mencoret pengadaan program open source (OS) di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemkot Surabaya di 2012 ini. Langkah ini diambil karena pengadaannya sudah dipastikan mubazir alias sia-sia.

Sebab, proyek migrasi program komputer dengan menggunakan program berbayar atau berlisensi (linux) di Pemkot itu sampai sekarang hanya dipakai di Diskominfo. Sedangkan, di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Pemkot belum terealisasi. Padahal, anggarannya yang telah disiapkan sebelumnya masing-masing Rp 2,3 miliar dari APBD 2010 dan 2011.

�Saya kan sudah katakan. Diskominfo gagal total terkait dengan pengadaan program tersebut. Sebab, tidak ada wujudnya sama sekali. Pengadaan program OS di Sekretaris Dewan (Sekwan) yang notabene masuk lembaga Pemkot tidak jalan dan tidak pernah dipakai oleh Sekwan. Lha, kalau keberadaanya tidak dipakai dan mubazir, masak mau dilanjutkan. Ya, harus dicoret kan?� jelas Simon Lekatompessy, Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Sabtu (7/1).

Politisi Partai Damai Sejahtera (PDS) ini menambahkan, seharusnya walikota melakukan evaluasi kerja Diskominfo. Bila, program OS ini tergolong gagal total, sebaiknya kepala dinasnya dicopot dari jabatannya. �Program itu kan sudah bisa dibilang gagal, jadi ganti saja kepala dinasnya,� ujarnya.

Menurutnya, usulan dia tidak berlebihan. Sebab, kerja walikota harus didukung oleh SKPD yang mumpuni dan mampu menjelankan tugasnya masing-masing. Tapi, kalau ada kepala SKPD yang tidak bisa bekerja dengan baik, sebaiknya digantikan dengan yang lain.

Sedangkan, Agus Santoso, Anggota Komisi C DPRD Surabaya menambahkan, program OS terkesan sebagi proyek titipan. Proyek ini sudah berulangkali diminta dewan untuk dihentikan, tapi Diskominfo tetap saja ngeyel untuk dilakasanakan. �Kalau sudah mubazir seperti itu gimana? Apa hal itu bukan mengahmbur-hamburkan uang rakyat. Apalagi, dianggarkan setiap tahun dengan anggaran sekitar Rp 2,3 miliar per tahun.

Lebih menyedihkan lagi, pada 2012 ini Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) justru menganggarkan penggunaan program microsoft dengan anggaran miliaran rupiah juga. Itu artinya program OS sudah tidak digunakan lagi oleh Pemkot. �Kami tetap akan coret programnya dan tidak ada toleransi lagi,� ujarnya.

Program OS ini semula bertujuan untuk menyeragamkan program komputer di seluruh SKPD di Pemkot. Artinya semua kegiatan di SKPD tidak lagi menggunakn program lain seperti microsoft atau yang lainnya. Tapi, kalau tidak ada PNS yang memakainya itu sama saja dengan bohong.

Menurutnya, program OS ini sudah disebarkan ke semua kantor kecamatan se-Surabaya yang jumlahnya ada 31 kecamatan. Tapi, faktanya ada camat yang tidak tahu tentang adanya program OS tersebut. �Ini kan sudah tidak benar dan wajib diluruskan tentunya,� jelas dia.

Salah seorang camat yang enggan disebutkan namanya, meminta agar program ini dievaluasi Bagian Bina Program Pemkot. Pasalnya, hampir semua SKPD telah dilengkapi dengan program linux agar penyamaannya cepat. Tapi, linux itu sulit diperasionalkan.

Informasinya, lanjut dia, komputer di SKPD di Pemkot komputernya sudah dilengkapi program linux untuk mendukung pendukung OS tersebut, ternyata faktanya tetap saja program linux-nya tidak bisa dipakai karena memang tidak bisa dimplementasikan di komputer bagian umum.

Sementara Adang, Kepala bidang operasional dan pengendalaian di Diskominfo mengatakan, sudah ada sekitar 750 komputer yang telah dimigrasikan ke program OS. Namun, lanjutnya, tidak semua komputer bisa dimigrasikan ke linux.

Sejalan dengan kondisi itu, komputer untuk kepentingan akuntansi dan program khusus lain tetap menggunakan program berbayar dan berlisensi. Sedangkan, untuk yang berfungsi administrasi umum dapat dimigrasikan ke linux.

Menyoal besarnya biaya, Adang tidak membantahnya. Tapi dana itu tidak semua untuk pengembangan program. Dana itu antara lain menggelar sosialisasi ke PNS di lingkungan pemkot. pur[/spoiler]

Sumber : Surabaya Post Online


User avatar
IntegerManual
Posts: 418
Joined: 13 May 2011, 15:36
Location: Kerajaan Loa Bakung
Contact:

Post by IntegerManual » 17 Jan 2012, 10:42

kalimat yang "Sebab, proyek migrasi program komputer dengan menggunakan program berbayar atau berlisensi (Linux)" rada janggal. "anggarannya yang telah disiapkan sebelumnya masing-masing Rp 2,3 miliar dari APBD 2010 dan 2011." Sebsar itukah dana tuk migrasi, parah.

Kendalanya mereka sudah terbiasa dengan microsoft, jadina gitu dah... -_-'
klo asal main install tapi ga dimaintenance perangkat ataupun orangnya, jadinya sulit.


User avatar
pupil
Posts: 458
Joined: 08 Jan 2012, 06:24
Location: /home/pupil
Contact:

Post by pupil » 17 Jan 2012, 10:46

Sedikit mengutip perkataan Kang Onno W Purba,

Kominfo baru sebatas penyedian barang dan fasilitas, sedangkan manusianya belum dipinterkan.

Mungkin maksudnya pelatihan pegawai belum maksimal, jadi pegawai juga kesulitan dalam menggunakan Linux. tapi agak heran juga kalau ada kalimat yang bunyinya nggak semua komputer bisa di install Linux.


User avatar
thrvers
Posts: 4458
Joined: 01 Jan 2010, 13:28
Location: Jombang, Indonesia
Contact:

Post by thrvers » 17 Jan 2012, 10:52

'
IntegerManual wrote:kalimat yang "Sebab, proyek migrasi program komputer dengan menggunakan program berbayar atau berlisensi (Linux)" rada janggal.
.....

mungkin pakai crossover :grin:
buat emulasikan program2 .exe pemerintah :(


User avatar
ilham2930
Posts: 1123
Joined: 02 Jan 2010, 19:30
Location: /indonesia/tangerang/bonank_city
Contact:

Post by ilham2930 » 17 Jan 2012, 11:06

kembali lagi kek pembahasan dlu, mesti dari usia dini di biasakan..
dari mana..??
ya dari kurikulum instansi pendidikan..!!
klo ini saja ngga di praktekan, ya alhasil OpenSource cuma buat orang kreatif dan yang mau tampil beda


User avatar
buzzing_bee
Posts: 1971
Joined: 29 Dec 2010, 21:53
Location: /home/buzzing_bee
Contact:

Post by buzzing_bee » 17 Jan 2012, 11:13

kalau aplikasi sudah mendukung Open Source, ya tinggal pelatihannya saja.

bilang aja si Agus anggota komisi C itu emang males untuk ngadain pelatihan....well, mentalnya dia gak kuat untuk suatu perubahan ke arah yg lebih baik.


User avatar
husnia
Posts: 846
Joined: 26 Jan 2011, 15:31
Location: Malang-Tuban, East Java
Contact:

Post by husnia » 17 Jan 2012, 11:17

sedih kalo baca berita2 kyk gini.

perlu dievaluasi d mana kendalanya.
-kurang sosialisasi
-kurang pelatihan
-operator yg malas belajar hal baru
-migrasi OS tanpa disertai aplikasi pendukung
-...


User avatar
blackshirt
Posts: 2336
Joined: 02 Jan 2010, 17:00
Location: Solo dan Kebumen
Contact:

Post by blackshirt » 17 Jan 2012, 11:21

jangan bersedih kang... itu dinamika :D wakakakaka ..
nggaya :D :grin:


User avatar
iyang
Posts: 333
Joined: 05 Jan 2010, 09:51
Contact:

Post by iyang » 17 Jan 2012, 11:26

Waduh....
Emang pada ga mau keluar dari zona nyaman yach musti pake "paksa" kali yach baru berjalan ck..ck..ck..


User avatar
husnia
Posts: 846
Joined: 26 Jan 2011, 15:31
Location: Malang-Tuban, East Java
Contact:

Post by husnia » 17 Jan 2012, 11:31

blackshirt wrote:jangan bersedih kang... itu dinamika :D wakakakaka ..
nggaya :D :grin:

sedih liat duitnya om, mubazir..


User avatar
yudiarbi
Posts: 627
Joined: 22 Mar 2011, 09:31
Location: Probolinggo, Jawa Timur
Contact:

Post by yudiarbi » 17 Jan 2012, 12:01

hah?mubadzir? di pemkot probolinggo baru mulai nih dengan biaya dikit, itu tergantung sdmnya aj, kalo yg dicari duit ya gitu deh...


User avatar
sipelaut
Posts: 1965
Joined: 03 Jan 2010, 17:25
Location: madura-sampang
Contact:

Post by sipelaut » 17 Jan 2012, 12:09

wabuset anggarannya gede bangattt

Code: Select all

....-masing Rp 2,3 miliar dari ....


User avatar
dream_tux
Posts: 12
Joined: 25 Jul 2011, 12:14
Location: Surabaya
Contact:

Post by dream_tux » 17 Jan 2012, 13:54

Emang dasarnya udah males pns2 itu,,,disuruh migrasi ke linux ya tambah Oon


User avatar
blackshirt
Posts: 2336
Joined: 02 Jan 2010, 17:00
Location: Solo dan Kebumen
Contact:

Post by blackshirt » 17 Jan 2012, 14:00

biasa pakai bajakan :D


User avatar
abu_unaisah
Posts: 1621
Joined: 24 Nov 2011, 14:07

Post by abu_unaisah » 17 Jan 2012, 14:03

tergantung kepalanye, kalo kepalanye doyan FOSS, dia memiliki kekuasaan untuk memaksa bawahannya untuk menggunakan FOSS.


User avatar
agus_sintang
Posts: 150
Joined: 28 Jun 2011, 16:47
Location: Surabaya, Indonesia
Contact:

Post by agus_sintang » 17 Jan 2012, 14:10

penggunaan opensource kan agar anggaran berkurang, malah kok pake anggaran juga, jadi bingung nih gua sebagai masyarakat indonesia


User avatar
dream_tux
Posts: 12
Joined: 25 Jul 2011, 12:14
Location: Surabaya
Contact:

Post by dream_tux » 17 Jan 2012, 14:22

Pake anggaran itu bukan buat FOSS nya, tapi buat pejabat2nya :D


User avatar
chiki
Posts: 1235
Joined: 23 Jun 2011, 17:35
Location: Jakarta, Indonesia

Post by chiki » 17 Jan 2012, 14:34

kan gak perlu pake duit bisa deh :grin:
semua komputer yang sekarang dipake di dinas atau dimanapun suatu instansi..tinggal di delete win nya, install linux deh :grin:

*komentar seorang newbie


User avatar
rizaaal
Posts: 1212
Joined: 01 May 2011, 16:02
Location: Bekasi, Indonesia
Contact:

Post by rizaaal » 17 Jan 2012, 14:39

lho padahal kemaren di seminar Indonesia Open Source Award, ada instansi pemerintah apaa gitu yang dari surabaya dapet penghargaan kok. Aneh :confused:


User avatar
aptfast
Posts: 3847
Joined: 03 Jan 2010, 23:38
Location: Jakarta, Indonesia
Contact:

Post by aptfast » 17 Jan 2012, 14:41

wah, anggarannya tuh bisa buat beli rujak cingur utk orang 1 kota tuh... :D


User avatar
husnia
Posts: 846
Joined: 26 Jan 2011, 15:31
Location: Malang-Tuban, East Java
Contact:

Post by husnia » 17 Jan 2012, 14:45

kykx bakal susah meng-open source-kan instansi2, lha pimpinan2x ngasih contohnya kyk gini :grin:

Image [spoiler]Image
gambar:kompas.com & inilah.com




*mohon maaf kalo kurang berkenan[/spoiler]


User avatar
agus_sintang
Posts: 150
Joined: 28 Jun 2011, 16:47
Location: Surabaya, Indonesia
Contact:

Post by agus_sintang » 17 Jan 2012, 14:47

haha, sentua mana ngerti opensource haha,

*sentua = orang itu 'bapak'


User avatar
husnia
Posts: 846
Joined: 26 Jan 2011, 15:31
Location: Malang-Tuban, East Java
Contact:

Post by husnia » 17 Jan 2012, 14:55

yudiarbi wrote:hah?mubadzir? di pemkot probolinggo baru mulai nih dengan biaya dikit, itu tergantung sdmnya aj, kalo yg dicari duit ya gitu deh...
smoga programnya sukses jd bisa diikutin daerah2 lain.

[spoiler]
aptfast wrote:wah, anggarannya tuh bisa buat beli rujak cingur utk orang 1 kota tuh... :D

dr tadi bro aptfast ngidam rujak cingur, :grin:[/spoiler]


User avatar
rizaaal
Posts: 1212
Joined: 01 May 2011, 16:02
Location: Bekasi, Indonesia
Contact:

Post by rizaaal » 17 Jan 2012, 15:25

amree wrote:kykx bakal susah meng-open source-kan instansi2, lha pimpinan2x ngasih contohnya kyk gini :grin:

Image [spoiler]Image
gambar:kompas.com & inilah.com



*mohon maaf kalo kurang berkenan[/spoiler]
pantesan rakyatnya begitu :thumbs_down:


User avatar
abu_unaisah
Posts: 1621
Joined: 24 Nov 2011, 14:07

Post by abu_unaisah » 17 Jan 2012, 15:31

kalo sodara deket gpp bang bro.... developer2 ubuntu juga pake mac


User avatar
dream_tux
Posts: 12
Joined: 25 Jul 2011, 12:14
Location: Surabaya
Contact:

Post by dream_tux » 17 Jan 2012, 15:42

kalo pake mac masi sama2 keturunan unix lah,,,


User avatar
husnia
Posts: 846
Joined: 26 Jan 2011, 15:31
Location: Malang-Tuban, East Java
Contact:

Post by husnia » 17 Jan 2012, 15:53

yg jd masalah bkn mac-nya bro. tp semangat 'open source'nya


User avatar
dream_tux
Posts: 12
Joined: 25 Jul 2011, 12:14
Location: Surabaya
Contact:

Post by dream_tux » 17 Jan 2012, 16:00

Maklum lah pejabat kan yg penting prestigenya, soal prestasi memble aja,,,,boro2 mau pake open source


User avatar
husnia
Posts: 846
Joined: 26 Jan 2011, 15:31
Location: Malang-Tuban, East Java
Contact:

Post by husnia » 17 Jan 2012, 16:05

kalo begini terus bgimana nasib 'IGOS'??? cuman jadi slogan


User avatar
rizaaal
Posts: 1212
Joined: 01 May 2011, 16:02
Location: Bekasi, Indonesia
Contact:

Post by rizaaal » 17 Jan 2012, 16:13

udah pake windows yang asli gamau, pake open source juga dibilang mubazir. haduh haduh :eek:


User avatar
deny26
Posts: 2450
Joined: 03 Jan 2010, 09:24
Location: ubuntu-indonesia.com

Post by deny26 » 17 Jan 2012, 16:35

kalau dilihat dari beritanya.. mubazir = jarang dipakai mungkin karena masih blom bisa dioptimalkan penggunaannya :) dan sepertinya masih blom diketahui adanya penggiat opensource (klub linux) yang dengan senang hati bisa membantu migrasi :D

keep silent and keep smile aja :D
mungkin masih blom waktunya lah ;)


User avatar
CDX
Posts: 1616
Joined: 03 Jan 2010, 13:00
Location: Prapatan belok kiri

Post by CDX » 17 Jan 2012, 16:49

mesti ngetik apa ya..??? bikin virus aja namanya pemkot surabaya


User avatar
offline
Posts: 2672
Joined: 17 Feb 2010, 21:03
Location: Kebumen

Post by offline » 17 Jan 2012, 17:48

sepertinya FUI perlu roadshow ke pemkot Surabaya deh


User avatar
masdana
Posts: 718
Joined: 08 Jun 2010, 13:09
Location: East Borneo
Contact:

Post by masdana » 17 Jan 2012, 18:06

yogieza wrote:sepertinya FUI perlu roadshow ke pemkot Surabaya deh
wah, usulan yang baik, adakan kerja sama dengan depkominfo :D


User avatar
BmC
Posts: 179
Joined: 28 Dec 2009, 23:22
Location: kono sekai de

Post by BmC » 17 Jan 2012, 18:50

berita yang sama versi linux.
sudah capek telinga ini mendengar dan mata ini melihat amburadulnya birokrasi serta sepakterjang pemerintah

:capekdehh:


User avatar
aptfast
Posts: 3847
Joined: 03 Jan 2010, 23:38
Location: Jakarta, Indonesia
Contact:

Post by aptfast » 17 Jan 2012, 22:30

mungkin harus bersabar menunggu pergantian generasi :)


User avatar
linuxers_cilik
Posts: 306
Joined: 24 Nov 2011, 22:45
Location: Medan, Indonesia

Post by linuxers_cilik » 17 Jan 2012, 22:50

yang mengadakan linux terlalu cepat, bahkan mungkin ada karyawan yg tak tahu linux satu pun. apa gak ada seminar, workshop, ato training gitu?


User avatar
agus_sintang
Posts: 150
Joined: 28 Jun 2011, 16:47
Location: Surabaya, Indonesia
Contact:

Post by agus_sintang » 17 Jan 2012, 22:57

hehe, jadi pengen ada sosok seperti bung karno. "berikan aku sepuluh pemuda cinta tanah air, maka aku akan mengguncang dunia",
jadinya,

"berikan aku sepuluh pemuda yang pandai linux, aku akan buat semua masyarakat menggunakan linux", hehe


User avatar
husnia
Posts: 846
Joined: 26 Jan 2011, 15:31
Location: Malang-Tuban, East Java
Contact:

Post by husnia » 17 Jan 2012, 22:58

masdana wrote:
yogieza wrote:sepertinya FUI perlu roadshow ke pemkot Surabaya deh
wah, usulan yang baik, adakan kerja sama dengan depkominfo :D

sip...sp tau bisa kecipratan duit milyaran :grin:


User avatar
etcsession
Posts: 222
Joined: 26 Apr 2011, 13:26
Contact:

Post by etcsession » 17 Jan 2012, 23:05

justru sy mesti berpikir keras nyimak info ini..
programnya?
sdm-nya?
anggarannya?!
OS-nya?
bla..bla..bla...


User avatar
deny26
Posts: 2450
Joined: 03 Jan 2010, 09:24
Location: ubuntu-indonesia.com

Post by deny26 » 18 Jan 2012, 10:21

agus_sintang wrote:hehe, jadi pengen ada sosok seperti bung karno. "berikan aku sepuluh pemuda cinta tanah air, maka aku akan mengguncang dunia",
jadinya,

"berikan aku sepuluh pemuda yang pandai linux, aku akan buat semua masyarakat menggunakan linux", hehe

mantap... membacanya berulang2 membuat semangat muncul :D


User avatar
cheffzbros
Posts: 91
Joined: 07 Jan 2012, 11:29
Location: Manokwari
Contact:

Post by cheffzbros » 18 Jan 2012, 13:54

Linux for human being.....


User avatar
Mth
Posts: 276
Joined: 07 Mar 2010, 09:11
Location: Bekasi

Post by Mth » 18 Jan 2012, 14:39

UUD = Ujung Ujungnya Duit
peace ghan...
:)


User avatar
buzzing_bee
Posts: 1971
Joined: 29 Dec 2010, 21:53
Location: /home/buzzing_bee
Contact:

Post by buzzing_bee » 18 Jan 2012, 19:37

aptfast wrote:mungkin harus bersabar menunggu pergantian generasi :)
kalo generasi yg mindsetnya bagus sih oke2 saja, tapi kalo mindsetnya sama aja dengan generasi pendahulu, ys sama saja :D

ganti aja dengan generasi dari FUI, pasti tambah maju :D

CMIIW


User avatar
sipelaut
Posts: 1965
Joined: 03 Jan 2010, 17:25
Location: madura-sampang
Contact:

Post by sipelaut » 18 Jan 2012, 23:10

dream_tux wrote:Emang dasarnya udah males pns2 itu,,,disuruh migrasi ke linux ya tambah Oon

waduhhh yaa gak semua kok masbro pns kek gitu
jangan gitu lahhh...
ane jadi PNS lewat jalur resmi tanpa ngebayar... jerih payah ane sendiri buat ngedaftar jadi PNS di kota ini, susah-susah aku ngebelain ninggalin kerjaan di jogja dan susah-susah aku nembus banjir dikota ane hanya untuk ikutan tes, meski orang tuaa yang nganjurin ane jadi PNS, mau gimana lagi lawong ortu yang minta...
dikantor (ruangan aku) ada 7 pc masbro...
3 opensource (ubuntu, debian, slackware)
4 windows (2 asli 2 bajakan)

6 laptop (ada yang dual boot pakek backtrack 4)

14 teman kantor ane udah 4 yang bisa ngoperasiin linux (ubuntu) jangan salah... bahkan di kantor BKD dikabupaten aku, adminnya pakek opensource untuk aplikasi simpeg

dan router untuk SIPKD di kantor dispendaloka (dinas pendapatan pengelolaan keuanga dan aset) pakek debian masbro... adminya baru aja ditraining dijakarta

dan satu lagi bagian pembangunan sekretariat daerah kabupaten sampang kemarin baru aja ditraining di jakarta untuk e-procurement (aplikasi pengelollan barang) menggunakan debian sebagai servernya (meskipun belum terealisasi) karena keterbatasan SDM sama keuangan masbro..
jangan salah...
kita didaerah bisa kok meski harus berdikari sendiri.
jangan disamain dengan yang dipusat.
bos-bos besar itu mau jungkir balik kek.
terjun kesungai sampek mau ngembat semua PC kek.
bahkan sampek bikin ruangan yang harganya 20M terserah mereka.
dosa meraka yang tanggung,
yang penting ane kagak........


User avatar
pupil
Posts: 458
Joined: 08 Jan 2012, 06:24
Location: /home/pupil
Contact:

Post by pupil » 19 Jan 2012, 01:10

Mungkin solusi terbaik adalah kita semua saling membantu mengajarkan kepada siapa saja yang ingin menggunakan linux. Mengajar dan melatih dengan sabar dan perlahan sesuai kadar pemikiran calon pengguna, akan lebih baik dan lebih nyata daripada sekedar menjelek-jelekan mereka yang menggunakan OS lain.

Dengan migrasi ke Linux, hampir dipastikan migrasi aplikasi, jadi selain belajar Linux itu sendiri, calon pengguna juga harus mempelajari aplikasi pengganti. Hal ini melipatgandakan hambatan dalam bermigrasi ke Linux.

Menggunakan linux itu tidak mudah, kita semua tahu itu. Jadi kita mesti paham jika banyak yang menemui kendala dalam bermigrasi ke linux. Jadi kita mesti saling membantu seperti semangat Ubuntu yang artinya lebih kurang "berbagi".


User avatar
offline
Posts: 2672
Joined: 17 Feb 2010, 21:03
Location: Kebumen

Post by offline » 19 Jan 2012, 06:23

buzzing_bee wrote:
aptfast wrote:mungkin harus bersabar menunggu pergantian generasi :)
kalo generasi yg mindsetnya bagus sih oke2 saja, tapi kalo mindsetnya sama aja dengan generasi pendahulu, ys sama saja :D

ganti aja dengan generasi dari FUI, pasti tambah maju :D

CMIIW

setuju bgt sama komen di atas, generasi FUI siap menerima pergantian rezim yg sekarang ini dg senang hati & lapang dada :grin:


User avatar
husnia
Posts: 846
Joined: 26 Jan 2011, 15:31
Location: Malang-Tuban, East Java
Contact:

Post by husnia » 19 Jan 2012, 07:40

bwt masbro @sipelaut

saya mau nanya, penasaran, di tempat sampeyan yang pake linux di dinas apa aja? trus aplikasi apa yg dipake? adakah aplikasi khusus yg dibuat utk dinas tertentu?




*maaf kalo OOT,


User avatar
iyang
Posts: 333
Joined: 05 Jan 2010, 09:51
Contact:

Post by iyang » 19 Jan 2012, 08:17

sipelaut
waduhhh yaa gak semua kok masbro pns kek gitu
jangan gitu lahhh...
ane jadi PNS lewat jalur resmi tanpa ngebayar... jerih payah ane sendiri buat ngedaftar jadi PNS di kota ini, susah-susah aku ngebelain ninggalin kerjaan di jogja dan susah-susah aku nembus banjir dikota ane hanya untuk ikutan tes, meski orang tuaa yang nganjurin ane jadi PNS, mau gimana lagi lawong ortu yang minta...
dikantor (ruangan aku) ada 7 pc masbro...
3 opensource (ubuntu, debian, slackware)
4 windows (2 asli 2 bajakan)

6 laptop (ada yang dual boot pakek backtrack 4)

14 teman kantor ane udah 4 yang bisa ngoperasiin linux (ubuntu) jangan salah... bahkan di kantor BKD dikabupaten aku, adminnya pakek opensource untuk aplikasi simpeg

dan router untuk SIPKD di kantor dispendaloka (dinas pendapatan pengelolaan keuanga dan aset) pakek debian masbro... adminya baru aja ditraining dijakarta

dan satu lagi bagian pembangunan sekretariat daerah kabupaten sampang kemarin baru aja ditraining di jakarta untuk e-procurement (aplikasi pengelollan barang) menggunakan debian sebagai servernya (meskipun belum terealisasi) karena keterbatasan SDM sama keuangan masbro..
jangan salah...
kita didaerah bisa kok meski harus berdikari sendiri.
jangan disamain dengan yang dipusat.
bos-bos besar itu mau jungkir balik kek.
terjun kesungai sampek mau ngembat semua PC kek.
bahkan sampek bikin ruangan yang harganya 20M terserah mereka.
dosa meraka yang tanggung,
yang penting ane kagak........
Ajib....
Ini yang gw suka dimuali dari diri kita sendiri mudah2an bisa menularkan ke sekeliling kita AMIN
pupil
Mungkin solusi terbaik adalah kita semua saling membantu mengajarkan kepada siapa saja yang ingin menggunakan linux. Mengajar dan melatih dengan sabar dan perlahan sesuai kadar pemikiran calon pengguna, akan lebih baik dan lebih nyata daripada sekedar menjelek-jelekan mereka yang menggunakan OS lain.

Dengan migrasi ke Linux, hampir dipastikan migrasi aplikasi, jadi selain belajar Linux itu sendiri, calon pengguna juga harus mempelajari aplikasi pengganti. Hal ini melipatgandakan hambatan dalam bermigrasi ke Linux.

Menggunakan linux itu tidak mudah, kita semua tahu itu. Jadi kita mesti paham jika banyak yang menemui kendala dalam bermigrasi ke linux. Jadi kita mesti saling membantu seperti semangat Ubuntu yang artinya lebih kurang "berbagi".

Bentul biru :D
Kan kekuatan GNU/Linux dan Open Source itu ada di kebersamaannya jadi kalo kita bisa bantu kenapa tidak :D


User avatar
sipelaut
Posts: 1965
Joined: 03 Jan 2010, 17:25
Location: madura-sampang
Contact:

Post by sipelaut » 19 Jan 2012, 08:18

amree wrote:bwt masbro @sipelaut

saya mau nanya, penasaran, di tempat sampeyan yang pake linux di dinas apa aja? trus aplikasi apa yg dipake? adakah aplikasi khusus yg dibuat utk dinas tertentu?

*maaf kalo OOT,

mereka temen2 aku waktu LPJ (pendidikan yang harus diiukuti oleh CPNS)
semuanya orang IT, yang harus ngikutin kemauan orang tua untuk jadi PNS (termasuk ane heee... :crazy: )
sewaktu kuliah diantara mereka ada yang makek linux untuk skripsinya, setelah jadi PNS mereka nerapin ilmu yang mereka dapet dibangku kuliah, meskipun hanya untuk kebutuhan dia sendiri, klo untuk aplikasinya sendiri (yang berbasis web) masih menggunakan windows (yang ini gak bisa ditembus, soalnya dari pusat, kecuali e-procurement adminnya sendiri yang ngomong ma aku). tapi untuk ngelola jaringan dikantor mereka sendiri, menggunakan distro linux (termasuk saya)
untuk dinasnya sudah aku sebutin, tapi keknya gak nutup kemungkinan ada lagi yang lain, cos waktu ane rapat aku pernah ada yang makek lepi dell isinya keknya linux, munkin :confused:, gak tau apa mereka salah beli atau gimana haa...... soalnya cuman diplototin aja haaaahahahaa......


User avatar
aptfast
Posts: 3847
Joined: 03 Jan 2010, 23:38
Location: Jakarta, Indonesia
Contact:

Post by aptfast » 19 Jan 2012, 08:51

salut utk yg di atas komen saya ini... :D


User avatar
kipotngepot
Posts: 90
Joined: 14 Oct 2010, 11:23
Location: Malang, Jatim

Post by kipotngepot » 19 Jan 2012, 09:39

mau dibilang aneh kek, mau dibilang melawan arus kek, mau dibilang gak sesuai kurikulum kek, mau dibilang sok idealis kek, aku gak peduli....

pokoknya aku tanamkan ke murid2ku:
1. hormati hak cipta pihak laen!
2. ayo belajar pake opensource!

dimulai dari praktikum pake writer+calc


User avatar
husnia
Posts: 846
Joined: 26 Jan 2011, 15:31
Location: Malang-Tuban, East Java
Contact:

Post by husnia » 19 Jan 2012, 09:41

sipelaut wrote:mereka temen2 aku waktu LPJ (pendidikan yang harus diiukuti oleh CPNS)
semuanya orang IT, yang harus ngikutin kemauan orang tua untuk jadi PNS (termasuk ane heee... :crazy: )
sewaktu kuliah diantara mereka ada yang makek linux untuk skripsinya, setelah jadi PNS mereka nerapin ilmu yang mereka dapet dibangku kuliah, meskipun hanya untuk kebutuhan dia sendiri, klo untuk aplikasinya sendiri (yang berbasis web) masih menggunakan windows (yang ini gak bisa ditembus, soalnya dari pusat, kecuali e-procurement adminnya sendiri yang ngomong ma aku). tapi untuk ngelola jaringan dikantor mereka sendiri, menggunakan distro linux (termasuk saya)
untuk dinasnya sudah aku sebutin, tapi keknya gak nutup kemungkinan ada lagi yang lain, cos waktu ane rapat aku pernah ada yang makek lepi dell isinya keknya linux, munkin :confused:, gak tau apa mereka salah beli atau gimana haa...... soalnya cuman diplototin aja haaaahahahaa......

owh..brarti lbh byk utk server yah, kalo utk operasional sehari-hari msh belum bs lepas dr windows.

memang susah kalo pusat belum ber-linux.


User avatar
pupil
Posts: 458
Joined: 08 Jan 2012, 06:24
Location: /home/pupil
Contact:

Post by pupil » 19 Jan 2012, 09:44

hormati hak cipta pihak laen!
berarti hormati Windows juga ya mas??


User avatar
husnia
Posts: 846
Joined: 26 Jan 2011, 15:31
Location: Malang-Tuban, East Java
Contact:

Post by husnia » 19 Jan 2012, 09:58

pupil wrote:
hormati hak cipta pihak laen!
berarti hormati Windows juga ya mas??

maksudnya jangan pake bajakan, kalo ori monggo. (sok tau :grin: )


User avatar
pupil
Posts: 458
Joined: 08 Jan 2012, 06:24
Location: /home/pupil
Contact:

Post by pupil » 19 Jan 2012, 10:03

amree wrote:
pupil wrote:
hormati hak cipta pihak laen!
berarti hormati Windows juga ya mas??

maksudnya jangan pake bajakan, kalo ori monggo. (sok tau :grin: )
Soalnya saya pernah baca artikel, pengguna Linux yang baik tidak anti Windows.


User avatar
aptfast
Posts: 3847
Joined: 03 Jan 2010, 23:38
Location: Jakarta, Indonesia
Contact:

Post by aptfast » 19 Jan 2012, 10:07

semoga kita termasuk pengguna Linux yg baik, Amin....

saya masih bikin program di windows :D


User avatar
husnia
Posts: 846
Joined: 26 Jan 2011, 15:31
Location: Malang-Tuban, East Java
Contact:

Post by husnia » 19 Jan 2012, 10:10

pupil wrote:Soalnya saya pernah baca artikel, pengguna Linux yang baik tidak anti Windows.

memang... yg baik bukan anti windows, tapi anti pembajakan :)


User avatar
pupil
Posts: 458
Joined: 08 Jan 2012, 06:24
Location: /home/pupil
Contact:

Post by pupil » 19 Jan 2012, 10:13

aptfast wrote:semoga kita termasuk pengguna Linux yg baik, Amin....

saya masih bikin program di windows :D
Kompilasinya di Windows atau di Linux mas? pakai bahasa apa??


User avatar
aptfast
Posts: 3847
Joined: 03 Jan 2010, 23:38
Location: Jakarta, Indonesia
Contact:

Post by aptfast » 19 Jan 2012, 10:21

pupil wrote:
aptfast wrote:semoga kita termasuk pengguna Linux yg baik, Amin....

saya masih bikin program di windows :D
Kompilasinya di Windows atau di Linux mas? pakai bahasa apa??
sori OOT...
compilenya di windows...
bahasa nya VB6, VB.Net, C#, Oracle PL/SQL, ASP, PHP


Post Reply

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 27 guests