jajak pendapat software bajakan

Tempat nongkrong. Diskusi bebas di luar topik.
Post Reply
User avatar
Epul
Contact:

jajak pendapat software bajakan

Post 16 Jun 2010, 11:44

sebelumnya secara resmi sama minta maaf, jika tread ini jika tidak berkenan, hal ini berkenaan dengan penelitian kecil-kecilan saya tentang "maslahah-mursalah penggunaan software bajakan". saya harap pro dan kontra tidak akan menimbulkan hal yang kurang mengenakkan. Tapi menguatkan kesadaran kita akan pentingnya saling menghargai antar sesama. :grin:


[spoiler]kita sepakat bahwa pola pikir setiap individu itu berbeda, boleh dong cara pikir sebagian dari kita ada sedikit yang menggelitik tentang sahnya penggunaan software bajakan :grin: piss...

sebelumnya saya ingin membaca kata BAJAKAN dengan kacamata saya pribadi.
bajakan dalam kamus sehari-hari identik dengan pencurian. sedangkan pencurian sejak jaman dahulu kala biasa diartikan berpindahnya barang dari tangan pemilik ke tangan orang lain tanpa sepengetahuan pemiliknya (dalam hal ini ghashab (pinjam tanpa ijin) juga dikatakan mencuri). maka sementara saya menyimpulkan bajakan dengan curian tidak sama, karena bajakan tidak terjadi perpindahan barang.

dilihat dari statusnya, bajakan hadir seiring dengan adanya undang-undang perlindungan hak cipta, di mana hasil karya dari seseorang diakui sebagai komoditas. Dengan demikian "hasil karya" (yang berhak mendapatkan pengukuhan hak cipta) di sini saya pertajam lagi pada NILAI yang terkandung dalam karya tersebut yang memiliki daya jual, daya guna, daya simpan dan sebagainya, selama itu menjadi sebuah kebutuhan. Hasil karya tidak meliputi pada batu yang telah menjadi patung, kanvas dan cat yang telah menjadi lukisan, kertas pada buku yang berisi naskah. Hal ini sama pengertiannya dengan (bagi orang islam) esensi al-quran. Yaitu bilaa harfin wa laa shautin yang dapat diartikan secara bebas bahwa alquran bukanlah kertas, tinta dan suara bahkan membayangkan teks arab, itu juga bukan alquran. (lho kok�.) back to topic
Jadi singkatnya bajakan menurut saya adalah penggunaan di luar ketentuan yang dibuat oleh pemiliknya.

Penggunaan terhadap software bajakan yang marak di lakukan di sekitar kita dikategorikan pada 2 hal.
1. keterbatasan user pada software. Keterbatasan ini meliputi harga, penggunaan, dan kendala-kendala yang lain yang diukur pada tingkat kemampuan user dalam menggunakan software. Keterbatasan ini telah melalui sebuah usaha untuk menggunakan software secara legal seperti mencari software yang gratis.
2. sikap apatis terhadap legalitas software. Sikap ini yang banyak terjadi dengan satu slogan �asal gak ketahuan�

Selanjutnya setelah mengelompokkan penggunaan, biar adil, saya kelompokkan juga penggunanya. Di sini saya kelompokkan menjadi 3 jenis pengguna software.
1. orang awam. Adalah orang yang belum paham tentang komputer.
2. orang yang paham komputer akan tetapi terdapat keterpaksaan menggunakan produk bajakan.
3. orang yang paham terhadap komputer dan memungkinkan untuk tidak menggunakan software bajakan, tapi dengan beberapa alasan tetap menggunakan software bajakan.

Semua jenis hukum yang ada mutlak memberikan perlindungan terhadap hak cipta baik hukum positif dengan undang-undangnya, hukum islam dengan dalil alquran dan hadits, juga pada agama lain juga demikian. (saya belum mengamati pada hukum budaya yang tidak tertulis).

Hukum positif mutlak menilai terhadap pembajakan pada pelanggaran hak cipta sesuai dengan UU no 19 tahun 2002 (http://www.dgip.go.id/ebhtml/hki/fileco ... p?fid=5011)

Dalam hukum islampun hasil karya diakui sebagai jenis dari suatu kekayaan di mana pemiliknya berhak atas semua itu, boleh diperjual-belikan dan merupakan harta (asy-Syu�ara 183). Namun dalam kasus-kasus tertentu masih terdapat perbedaan pendapat mengenai maslahah mursalah (mendahulukan kebaikan meninggalkan kerusakan) - yang dijadikan landasan perlindungan hak cipta - di mana suatu tindakan yang memiliki nilai kebaikan dan menghilangkan kerusakan (akhir dari bunyi ayat asy-Syu�ara 183) perlu ditegakkan.

masalah penggunaan software bajakan menjadi relatif jika dihubungkan dengan pemilik software. Bagi pihak perusahaan software kebaikan (maslahah) adalah softwarenya tidak dibajak. Begitu juga sebaliknya jika dilihat dari sudut pandang user, maslahah adalah ketersediaan software gratis.
Maslahah mursalah juga menjadi relatif jika dilihat dari sudut pandang beberapa teori sosial, ekonomi dan politik. Semuanya itu tetap memiliki porsi dalam mempertimbangkan penggunaan software bajakan. Sederhananya dilihat dari segi sosial, user yang diunggulkan, sedangkan ekonomi, perusahaan software yang menang. Untuk kacamata politik tergantung siapa yang memiliki kepentingan. Maka akan muncul dua masalah yang sama-sama kuat

Di akhir postingan ini saya tertarik dengan salah satu teori pengambilan hukum Islam yang berbunyi �apabila terjadi pertentangan dua masalah, maka yang memberikan dampak yang lebih besar dimenangkan�. meskipun saya tidak tertarik dengan cerita menang dan kalah. karena ngomongin hukum mau tidak mau ya gitu...[/spoiler]

:grin:


User avatar
lisnux
Contact:

Post 16 Jun 2010, 11:54

wah2 bro epul seperti sarjana hukum :grin:

Kalau saya sih berusaha sebisa mungkin untuk tidak memakai yang bajakan :D

Halalan Thoyyiban :D


User avatar
Rh354
Contact:

Post 16 Jun 2010, 12:13

lisnux wrote:wah2 bro epul seperti sarjana hukum :grin:

Kalau saya sih berusaha sebisa mungkin untuk tidak memakai yang bajakan :D

Halalan Thoyyiban :D
wah berarti mp3nya didapet bukan dari ngopi2 yg bajakan ato download dari yg membajak y..tp dari hasil membeli ato gimana gitu..ato jgn2 make format ogg :blush:


User avatar
ninja
Contact:

Post 16 Jun 2010, 12:23

Pembajakan bisa ditekan dengan cara penggunaan Software Opensources
jadi buat yang engga mau dikatakan MEMBAJAK ya pakailah GNU/Linux kecuali anda mampu untuk membeli software Berbayar :)
kalo ane pribadi sich ogah pake yang Berbayar, apalagi cuma buat kepentingan pribadi.

Kenapa Pembajakan Software di Indonesia Marak? alesan dari saya cuma satu, Orang Indonesia itu punya rasa gotong royong yang tingggi :D


User avatar
blackshirt
Contact:

Post 16 Jun 2010, 12:33

saya cuma pengin menanggapi ringan..jadi jangan dimasukin ke hati ya..
sebelumnya saya ingin membaca kata BAJAKAN dengan kacamata saya pribadi.
bajakan dalam kamus sehari-hari identik dengan pencurian.
bisa juga dikaitkan dengan "membajak" yang sudah sangat umum di negara agraris seperti Indonesia..hehehe..

dan cuma menggaris bawahi..
maslahah adalah ketersediaan software gratis.
dan "free" seperti yang di maksud free software bukanlah "gratis"...
baca aja beberapa dokumen tentang hal tersebut..
Jadi adakalanya free itu gratis, dana ada kalanya free itu kita bisa dengan bebas mendapatkannya..walaupun "tidak secara gratis", mungkin kena charge.


User avatar
waqpaw
Contact:

Post 16 Jun 2010, 13:53

ane ngos2 an di ikuti brapa IP bukan apa2 browser jd lelet,nga papa ngeliat aktifitas ane wong nga ada apa2 di komputer ane kok! tp kan buka situs jadi lama..maaf ane sekedar curhat..
kembali ke PEMBAJAKAN SOFTWARE..pernah aq baca di mana udah lupa.bilget di tanya ,.."mister kenapa nga di berantas tu pembajakan OS mister kan tu negara dah nomor satu membajak OS mister?".... trus apa jawab bilget.."nga papa bro,ku biarkan supaya tu pembajak jadi cinta mati ma OS aku yg ku buat...(*tau dong apa yang mister bilget maksud)..tp tetep ku tolak pembajakan.


User avatar
Epul
Contact:

Post 16 Jun 2010, 17:14

Rh354 wrote:
lisnux wrote:wah2 bro epul seperti sarjana hukum :grin:

Kalau saya sih berusaha sebisa mungkin untuk tidak memakai yang bajakan :D

Halalan Thoyyiban :D
wah berarti mp3nya didapet bukan dari ngopi2 yg bajakan ato download dari yg membajak y..tp dari hasil membeli ato gimana gitu..ato jgn2 make format ogg :blush:
mmmm... mp3... oh mp3 di mana statusmu... begitu banyak mp3q dari mana saja kalian datang...
blackshirt wrote:baca aja beberapa dokumen tentang hal tersebut..
Jadi adakalanya free itu gratis, dana ada kalanya free itu kita bisa dengan bebas mendapatkannya..walaupun "tidak secara gratis", mungkin kena charge.
yup, itu maksut ane...
waqpaw wrote:ane ngos2 an di ikuti brapa IP bukan apa2 browser jd lelet,nga papa ngeliat aktifitas ane wong nga ada apa2 di komputer ane kok! tp kan buka situs jadi lama..maaf ane sekedar curhat..
kembali ke PEMBAJAKAN SOFTWARE..pernah aq baca di mana udah lupa.bilget di tanya ,.."mister kenapa nga di berantas tu pembajakan OS mister kan tu negara dah numero uno membajak OS mister?".... trus apa jawab bilget.."nga papa bro,ku biarkan supaya tu pembajak jadi cinta mati ma OS aku yg ku buat...(*tau dong apa yang mister bilget maksud)..tp tetep ku tolak pembajakan.
becanda kali bilgetnya... di kota2 besar kok rajin rasia yak...
ninja wrote:Kenapa Pembajakan Software di Indonesia Marak? alesan dari saya cuma satu, Orang Indonesia itu punya rasa gotong royong yang tingggi :D
indonesia no8 tukang bajak...
alasan versi BSA (Business Software Alliance) karena budaya bangsa
alasan pihak berwajib harga software mahal...
mana yang benar???


User avatar
etc

Post 16 Jun 2010, 17:37

saatnya beralih ke FOSS(free or Open source software) :D


User avatar
Trueno
Contact:

Post 16 Jun 2010, 18:26

Mning go opn source aja dehhhh


User avatar
Sudoers
Site Admin

Post 16 Jun 2010, 20:14

Maju terus menyebarkan virus kesadaran akan pentingnya kesadaran menghentikan kebiasaan menggunakan software bajakan karena itu melanggar hukum dan tentunya urusan sm Tuhan belakangan.

Awas.. entar munkar ma nakir ngak ijinin masuk surga gara2 pake software bajakan, khan sayang tuh..


User avatar
lisnux
Contact:

Post 16 Jun 2010, 20:22

Rh354 wrote:
lisnux wrote:wah2 bro epul seperti sarjana hukum :grin:

Kalau saya sih berusaha sebisa mungkin untuk tidak memakai yang bajakan :D

Halalan Thoyyiban :D
wah berarti mp3nya didapet bukan dari ngopi2 yg bajakan ato download dari yg membajak y..tp dari hasil membeli ato gimana gitu..ato jgn2 make format ogg :blush:
kan sudah saya sebutkan baru berusaha sebisa mungkin :grin:


User avatar
Epul
Contact:

Post 16 Jun 2010, 21:18

Sudoers wrote:Maju terus menyebarkan virus kesadaran akan pentingnya kesadaran menghentikan kebiasaan menggunakan software bajakan karena itu melanggar hukum dan tentunya urusan sm Tuhan belakangan.

Awas.. entar munkar ma nakir ngak ijinin masuk surga gara2 pake software bajakan, khan sayang tuh..
waaa... jadi ngeri kang...


User avatar
ninja
Contact:

Post 16 Jun 2010, 22:12

wahaha :D
engga bisa masuk sorga gara2 pake software bajakan :D
gimana bro epul? apa masih menunggu bulan desember untuk total pindah ke GNU/Linux?


User avatar
Epul
Contact:

Post 17 Jun 2010, 08:01

ninja wrote:wahaha :D
engga bisa masuk sorga gara2 pake software bajakan :D
gimana bro epul? apa masih menunggu bulan desember untuk total pindah ke GNU/Linux?
ane kan masuk kategori pengguna komputer yang nomer 2. alquran aja turunnya berangsur2 masa saya migrasi ke GNU/linux dadakan... tar jantungan... bro ninja masih ingat ma janjiq... tenk's supprotnya


User avatar
deny26

Post 17 Jun 2010, 09:02

[size:14pt]Mengapa Muncul Versi Bajakan?[/size]
o Sebenarnya cracker yang menciptakan hal - hal seperti ini tujuan utamanya bersaing dalam hal pengetahuan dengan cracker lainnya ataupun membuktikan secara tidak langsung kepada perusahaan bahwa hasil proteksinya masih harus diperbaiki. Di Linux hal ini tidak bisa dilakukan karena source code tersedia gratis dan boleh dimodifikasi :) yang ada malah dibantu menciptakan patch untuk masalah yang ada.

o Penyalahgunaan hasil karya cracker, hal ini sebenernya menjadi pemicu utama, mungkin yang sering pake produk underground jarang membaca readme produk underground, para cracker bilang "Lebih baik anda membeli software aslinya karena hal itu dapat membantu kelangsungan hidup suatu software"

o Produk bajakan ada indikasi untuk menjatuhkan pencipta produk, bayangkan saja, seandainya programmer dengan susah payah membuat program, trus gak ada yang beli, support untuk developing software versi berikutnya tidak bisa dilanjutkan dan proyek akan dihentikan. Di Linux hal ini jarang terjadi mengingat dengan lisensi GPL, pengerjaan proyek akan terus dilanjutkan oleh orang lain meski author sudah tidak menggarap proyek yang bersangkutan.


User avatar
etc

Post 17 Jun 2010, 12:51

seharunnya pemerintah harus membuat suatu UU yg Tegas mengenai pembajakkan software(software bajakan).. :grin:

di negara PERU, pemerintahnya sudah menuangkan dlm rancangan UU BILL Number 1609 (The Use of Free Software in Public Administration), berisi tentang penegasan penggunaan FOSS di seluruh Sistem Pemerintahan ketika ada pilihan antara penggunaan Propietary Software dan FOSS.

soal bajak membajak itu susah untuk di berantas sampai ke root nya..

paling tidak dengan adanya UU & sanski, dapat menimalisir pembajakn software.
itupun masih tetap ada juga yg membajak. hehe :grin:

ya,salah 1 jalan keluarnya, menggunakan Free Open Source Software ini :)


User avatar
ninja
Contact:

Post 17 Jun 2010, 21:27

di indonesia juga udah ada bro, udah dari taun 1997. :D
Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta pada Bab XIII pasal 72
merupakan salah satu hukum yang mengatur ketentuan pidana penyalahgunaan perangkat lunak berpemilik .
Sanksi terberat >>> pidana kurungan penjara maksimal selama 7 tahun atau denda paling banyak Rp 5 miliar. :D :D

cuma orang indonesianya aja yang pada engga tau :D


User avatar
masanjar
Contact:

Post 18 Jun 2010, 10:07

wah masa sih hanya orang indonesia aja yang tidak tau. taapi china pembajak software no 1 dunia loh


User avatar
Rh354
Contact:

Post 18 Jun 2010, 12:05

Dvoraktsajenski wrote:
ninja wrote:wahaha :D
engga bisa masuk sorga gara2 pake software bajakan :D
gimana bro epul? apa masih menunggu bulan desember untuk total pindah ke GNU/Linux?
ane kan masuk kategori pengguna komputer yang nomer 2. alquran aja turunnya berangsur2 masa saya migrasi ke GNU/linux dadakan... tar jantungan... bro ninja masih ingat ma janjiq... tenk's supprotnya
berarti gw termasuk org yg jantungnya kuat y...beberapa hari yg lalu gw lsg nekat gunain mandriva linux waktu awal2 kenal linux(termasuk ubuntu)..yg penting bs running setelah install n sukses sedangkan untuk kedepannya yg laen sambil jln..


User avatar
Epul
Contact:

Post 18 Jun 2010, 18:39

Rh354 wrote:
Dvoraktsajenski wrote:
ninja wrote:wahaha :D
engga bisa masuk sorga gara2 pake software bajakan :D
gimana bro epul? apa masih menunggu bulan desember untuk total pindah ke GNU/Linux?
ane kan masuk kategori pengguna komputer yang nomer 2. alquran aja turunnya berangsur2 masa saya migrasi ke GNU/linux dadakan... tar jantungan... bro ninja masih ingat ma janjiq... tenk's supprotnya
berarti gw termasuk org yg jantungnya kuat y...beberapa hari yg lalu gw lsg nekat gunain mandriva linux waktu awal2 kenal linux(termasuk ubuntu)..yg penting bs running setelah install n sukses sedangkan untuk kedepannya yg laen sambil jln..
kebutuhanq terhadap kumputer tidak hanya masalah sistem operasi ato ngetik doang... tapi juga ada beberapa tugas dari kantor yang ada di jogja yang hanya bisa saya lakukan di w...s... oh... bukan cuma jantungan... bisa-bisa kelaparan daku...


User avatar
Rh354
Contact:

Post 18 Jun 2010, 18:41

Dvoraktsajenski wrote:kebutuhanq terhadap kumputer tidak hanya masalah sistem operasi ato ngetik doang... tapi juga ada beberapa tugas dari kantor yang ada di jogja yang hanya bisa saya lakukan di w...s... oh... bukan cuma jantungan... bisa-bisa kelaparan daku...
gw sich make di virtual aja buat ngakalinnya :D


User avatar
Epul
Contact:

Post 18 Jun 2010, 18:57

propesornya kurang gede buat make virtual yang jalanin kebutuhan ane. hehe... q rencana ngajuin setoran make pdf. jadi bisa cari alternatif aplikasi yang ane butuhkan...


User avatar
deny26

Post 18 Jun 2010, 19:00

Dvoraktsajenski wrote:propesornya kurang gede buat make virtual yang jalanin kebutuhan ane. hehe... q rencana ngajuin setoran make pdf. jadi bisa cari alternatif aplikasi yang ane butuhkan...


keknya pdf tambah runyam bro, ntar gak bisa diedit lagi (gak nyaman ngedit via pdf)


User avatar
Epul
Contact:

Post 18 Jun 2010, 19:06

itulah masalahnya... pekerjaan yang kulakukan aplikasi publishing... tapi bukan masalah edit...tapi permintaan dari sananya...


User avatar
deny26

Post 18 Jun 2010, 19:08

Dvoraktsajenski wrote:itulah masalahnya... pekerjaan yang kulakukan aplikasi publishing... tapi bukan masalah edit...tapi permintaan dari sananya...


na.. ini lah sebuah dilema,
jika kita menyarankan klien untuk memakai FOSS, bisa jadi klien kita mengganti supportnya :(


User avatar
Epul
Contact:

Post 18 Jun 2010, 19:17

butuh waktu lama buat ngeyakinin si bos biar migrasi juga... akibatnya, tar q juga yang kewalahan. kira-kira mesin di sana suprot gak ma linux, secara drivernya cuma nyediain for w&*%$#s... kalo gak bisa bisa bisa ditendangnya ane...


User avatar
ninja
Contact:

Post 18 Jun 2010, 21:52

kunci utamanya: tanam rasa sadar Hukum :)
kalo kasusnya kaya om epul masih bisa di tolerir, tapi untuk saya yang emank kebutuhannya buat personal hukumnya Wajib migrasi ke GNU/Linux (kecuali Anda mampu membeli secara Legal) dan semenjak kenal Ubuntu ane udah migrasi total ke Ubuntu


User avatar
deny26

Post 18 Jun 2010, 22:18

bro ninja benar, full migration can change expired mindset. :)


User avatar
etc

Post 19 Jun 2010, 15:46

Make your migration to Ubuntu efficient and easy with the help of our engineers... :grin:


User avatar
lisnux
Contact:

Post 19 Jun 2010, 16:02

Dvoraktsajenski wrote:itulah masalahnya... pekerjaan yang kulakukan aplikasi publishing... tapi bukan masalah edit...tapi permintaan dari sananya...
[OOT] pake scribus bro ... :D
Scribus is an Open Source program that brings award-winning professional page layout to Linux/UNIX, Mac OS X, OS/2 Warp 4/eComStation and Windows desktops with a combination of "press-ready" output and new approaches to page layout. Underneath the modern and user friendly interface, Scribus supports professional publishing features, such as CMYK color, separations, Spot Colors, ICC color management and versatile PDF creation.
udah support win juga lho (crossplatform)


User avatar
waqpaw
Contact:

Post 19 Jun 2010, 16:47

ni jg lg nunggu jawaban dri "boss" apakah system linux ubuntu support tugas2 darinya,klo dosqi jawab nga,yah... mo gemana lg.
semoga ubuntuers mengerti posisiku..Ngutak ngatik virtual machine biar tetep ma si lynx coz kmaren pake trus ada masalah ma kecepatan..peufftth..


User avatar
ninja
Contact:

Post 19 Jun 2010, 18:13

semuanya kembali kepada naluri masing-masing personal aja, kalo engga mau selamanya mengumpat dalam hati segeralah berpindah ke GNU/Linux. :)


User avatar
etc

Post 19 Jun 2010, 21:31

ninja wrote:semuanya kembali kepada naluri masing-masing personal aja, kalo engga mau selamanya mengumpat dalam hati segeralah berpindah ke GNU/Linux. :)
Hidup linux..!!! :cry:
intinya dimulai dari diri sendiri,keluarga,lingkungan,trus dan trus sampai semuanya.. :grin:


User avatar
Epul
Contact:

Post 20 Jun 2010, 05:39

lisnux wrote:
Scribus is an Open Source program that brings award-winning professional page layout to Linux/UNIX, Mac OS X, OS/2 Warp 4/eComStation and Windows desktops with a combination of "press-ready" output and new approaches to page layout. Underneath the modern and user friendly interface, Scribus supports professional publishing features, such as CMYK color, separations, Spot Colors, ICC color management and versatile PDF creation.
udah support win juga lho (crossplatform)
boleh tuh ane coba.. tenk's sarannya
ninja wrote:semuanya kembali kepada naluri masing-masing personal aja, kalo engga mau selamanya mengumpat dalam hati segeralah berpindah ke GNU/Linux. :)
2011 akhir kontrak kerja. si bos mo ta' pecat ajah ... :grin::laugh::laugh::laugh::laugh::laugh:


User avatar
zitux
Contact:

Post 20 Jun 2010, 10:01

WINDOWS = NO
UBUNTu =YES
UNDERGROUND2 ,POINT BLANK= YES
isi DOMPET = NO

gpp gak pake windows kan ada ubuntu
pengin main underground ubuntu masih gak bisa :D
mau beli windows dan GAME ORIGINAL gak mampu :D :D :D :D
hiburan GW mana ???

inga' kejahatan terjadi bukan karena niat pelakunya saja :D
tp karena juga ada kesempatan :D :D

kemungkinan pc untuk orang awam dan pengguna offile hanya untuk GAME dan office
mungkin temen2 disini bisa menjawab pertayaan sendiri2
pertama kenal komputer
OS mana sih yg anda pake ?
mainan tiap hari apa sih ?? hacking/cracking/programing/desainer ??
klo gw sendiri sih jawab nya pake nya windows dan hanya kenal GAME bukan hacking :D :D

say no untuk pembajakan gunakan OS yg gratis
sayang yg gratis minim fitur :(


User avatar
Epul
Contact:

Post 08 Jul 2010, 07:31

usaha untuk menggunakan software yang legal (menurut saya) adalah sebagian upaya untuk menata ulang apa yang telah kita ketahui dan merencanakan apa yang akan kita ketahui.
apa sebenarnya yang bisa kita harapkan dari setiap kemudahan-kemudahan pada penggunaan software berbayar tapi itu bajakan? nol. pada titik puncaknya kemudahan itu akan sirna dan berubah menjadi kebingunan yang luar biasa. kita (terutama saya sejauh pengalaman) tidak bisa berbuat apa-apa tanpa kemudahan yang saya gunakan sebelumnya. saya kembali ke titik nol.
intinya adalah kesadaran untuk menghargai apa yang bukan menjadi hak kita...dengan demikian kita akan terbiasa untuk mengawali sesuatu dengan usaha...


User avatar
blackshirt
Contact:

Post 08 Jul 2010, 08:19

kembali ke mental kita, kita terbiasa dengan "software bajakan" atau kitanya "yang terbiasa membajak".
seperti yang dibilang Om Dvoraktsajenski
intinya adalah kesadaran untuk menghargai apa yang bukan menjadi hak kita...dengan demikian kita akan terbiasa untuk mengawali sesuatu dengan usaha...
Untuk maju, memang kita harus berusaha menghargai karya-karya orang lain. Kalau di software tersebutkan dengan jelas lisensi, EULA, dan tetek bengeknya, sudah sewajarnya kita menghargainya..


User avatar
Epul
Contact:

Post 08 Jul 2010, 08:40

blackshirt wrote:kembali ke mental kita, kita terbiasa dengan "software bajakan" atau kitanya "yang terbiasa membajak".
seperti yang dibilang Om Dvoraktsajenski
intinya adalah kesadaran untuk menghargai apa yang bukan menjadi hak kita...dengan demikian kita akan terbiasa untuk mengawali sesuatu dengan usaha...
Untuk maju, memang kita harus berusaha menghargai karya-karya orang lain. Kalau di software tersebutkan dengan jelas lisensi, EULA, dan tetek bengeknya, sudah sewajarnya kita menghargainya..
mantab


User avatar
Matadewa

Post 08 Jul 2010, 11:50

blackshirt wrote: Untuk maju, memang kita harus berusaha menghargai karya-karya orang lain. Kalau di software tersebutkan dengan jelas lisensi, EULA, dan tetek bengeknya, sudah sewajarnya kita menghargainya..
He..he
gimana bisa menghargai kk, klo lisensi, EULA dllnya gak pernah dibaca :D
mungkin ini memang kesalahan bangsa ini yang sejak kecil mengajarkan masyarakatnya untuk merasa "tidak ada yang salah" menggunakan software bajakan


User avatar
heripu
Contact:

Post 08 Jul 2010, 12:14

ane dari keluarga kurang mampu gan, jangan kan laptop komputer, bisa skolah sampai tamat SMA sederajat aja udah syukur. saya tau komputer baru kelas 2 smp, pake windows. warnet belum ada dikampung, terus di stm juga pake windows.

sampai masih stm aja ane gak tau apa itu linux. tau windows2 aja. gak tau juga kalau windows itu ada yang bajakan atau asli, taunya pake aja, lagian pas pelajaran komputer disekolahan tak satupun yang bahas ini, bahasnya ya, micr.word, exel, power point.

disini bisa dilihat kalau linux ini belum sampai ke seluruh lapisan masyarakat bro, jadi harus sosialisasi terus ni OS, agar semakin banyak yang kenal,,


User avatar
Epul
Contact:

Post 08 Jul 2010, 12:56

pas banget, ane juga orang kampung juga bukan orang mampu. tapi ane berusaha memberikan penyadaran akan penggunaan software yang legal. meskipun ane juga masih make sopware bajakan:laugh:


User avatar
bulugading
Contact:

Post 08 Jul 2010, 16:26

Dvoraktsajenski wrote:pas banget, ane juga orang kampung juga bukan orang mampu. tapi ane berusaha memberikan penyadaran akan penggunaan software yang legal. meskipun ane juga masih make sopware bajakan:laugh:
yuup betul sekali ... kita mulai hal POSISTIF ini dari hal-hal terkecil yang bisa kita lakukan ... untuk diri kita ... sembari menularkan energi baek ini kepada yang lainnya ... dimana-mana hal POSISTIF akan menjadi raja / jagoan / pemenangnya ... dimulai dari detik ini ... BERKAH kedamaian hidup "sungguh tak ternilai harganya" .....


User avatar
Epul
Contact:

Post 08 Jul 2010, 21:25

bulugading wrote:
Dvoraktsajenski wrote:pas banget, ane juga orang kampung juga bukan orang mampu. tapi ane berusaha memberikan penyadaran akan penggunaan software yang legal. meskipun ane juga masih make sopware bajakan:laugh:
yuup betul sekali ... kita mulai hal POSISTIF ini dari hal-hal terkecil yang bisa kita lakukan ... untuk diri kita ... sembari menularkan energi baek ini kepada yang lainnya ... dimana-mana hal POSISTIF akan menjadi raja / jagoan / pemenangnya ... dimulai dari detik ini ... BERKAH kedamaian hidup "sungguh tak ternilai harganya" .....
dalem nih...


User avatar
k4341
Contact:

Post 08 Jul 2010, 22:45

Lagi pada curhat nih ceritanya... aku kira temen-temen di sini pada lumayan pendidikanya. kalau aku cuman tamat smp sederajat, mengenal komputer (windows) setelah lulus smp. dan mengenal Linux th 2009. Dulu aku orangnya suka otak-atik komputer temen Alhasil aku sering kena semprot ama temen aku :blush: .
Tentang Software bajakan sampai sekarang aku masih pake (ga ada bajet buat beli yang legal) :grin: karena masih ada ketergantungan ama XP untuk mencocokan hasil antara Linux dan Windows.


User avatar
ninja
Contact:

Post 09 Jul 2010, 01:49

coba waktu kecil kurikulum sekolah kita udah opensources, jadinya engga bakal kaya gini neh. serba ketergantungan sama si wedus. tugasnya pemerintah. bisa engga pemerintah membuat kurikulum berbasis opensources...


User avatar
Epul
Contact:

Post 09 Jul 2010, 09:19

ninja wrote:coba waktu kecil kurikulum sekolah kita udah opensources, jadinya engga bakal kaya gini neh. serba ketergantungan sama si wedus. tugasnya pemerintah. bisa engga pemerintah membuat kurikulum berbasis opensources...
iya tuh... yang beginian nyambung di trit ini


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 09 Nov 2011, 10:33

lisnux wrote:wah2 bro epul seperti sarjana hukum :grin:

Kalau saya sih berusaha sebisa mungkin untuk tidak memakai yang bajakan :D

Halalan Thoyyiban :D


Saya sangat setuju dengan akang Lisnux.
ninja wrote:Pembajakan bisa ditekan dengan cara penggunaan Software Opensources
jadi buat yang engga mau dikatakan MEMBAJAK ya pakailah GNU/Linux kecuali anda mampu untuk membeli software Berbayar :)
kalo ane pribadi sich ogah pake yang Berbayar, apalagi cuma buat kepentingan pribadi.


Sayya sangat setuju dengan pendapat kang Ninja. Saya seide.
waqpaw wrote:ane ngos2 an di ikuti brapa IP bukan apa2 browser jd lelet,nga papa ngeliat aktifitas ane wong nga ada apa2 di komputer ane kok! tp kan buka situs jadi lama..maaf ane sekedar curhat..
kembali ke PEMBAJAKAN SOFTWARE..pernah aq baca di mana udah lupa.bilget di tanya ,.."mister kenapa nga di berantas tu pembajakan OS mister kan tu negara dah nomor satu membajak OS mister?".... trus apa jawab bilget.."nga papa bro,ku biarkan supaya tu pembajak jadi cinta mati ma OS aku yg ku buat...(*tau dong apa yang mister bilget maksud)..tp tetep ku tolak pembajakan.


Senangnya, saya senang membaca kalimat terakhir. Setuju dengan kang waqpaw.
Sudoers wrote:Maju terus menyebarkan virus kesadaran akan pentingnya kesadaran menghentikan kebiasaan menggunakan software bajakan.


Saya sangat setuju dengan akang Sudoers.

Menurut saya, simpel saja, pembajakan itu tidak adil. Saya pun ingin berdagang dan bagaimana saya minta dagangan saya dibeli sementara saya menzalimi dagangan orang lain? Yaaah, ini karena pengaruh masa lalu saya yang suka bikin game jadinya ingin jualan game (tapi sekarang udah enggak :D ).

Mulai dari yang gampang: hapus saja audio-audio ilegal hasil unduh dari tempat ilegal. Beli yang asli walau cuma 1 album :D Stop nonton sinetron.

Yang lebih gampang: gunakan GNU/Linux. Siapa yang enggak mau menikmati indahnya destop dengan Compiz? :D

Iya, sesuai kata-kata akang blackshirt, menurut saya free > gratis. Kemerdekaan melebihi kegratisan. Mohon dikoreksi jika salah.


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 09 Nov 2011, 11:52

Hampir lupa, salut sama akang Epul yang sudah bikin trid ini. Keren punya.


User avatar
WegigEinherjars
Contact:

Post 09 Nov 2011, 23:00

wah... bsa ga ngedengerin lagu sampe lulus kuliah ini klo caranya kayak begini...

oke, stop bajak membajak dan "mulai perlahan dan memikirkan lagi sbelum nanti menyesal dilain hari" (saya rasa ini cocok jika saya harus menghapus file2 mp3 atau film saya. soalnya statusnya '?')

slowdown... migrasi pun butuh waktu, krn apa yg kita lakukan adl sebuah revolusi,dan revolusi tentu bukan suatu tindakan gegabah.


User avatar
prongsx

Post 10 Nov 2011, 01:48

klo saya No to OS Bajakan yes to mp3/mp4 bajakan


User avatar
WegigEinherjars
Contact:

Post 10 Nov 2011, 11:39

prongsx wrote:klo saya No to OS Bajakan yes to mp3/mp4 bajakan
aye2, hati2 ada yg reaksionis mbah. nanti jadi bahan rasan2.


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 11 Nov 2011, 10:26

ninja wrote:coba waktu kecil kurikulum sekolah kita udah opensources, jadinya engga bakal kaya gini neh. serba ketergantungan sama si wedus. tugasnya pemerintah. bisa engga pemerintah membuat kurikulum berbasis opensources...



Pendapat Kang ninja mantap.


Post Reply

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 51 guests