Desktop Fungsional

Semua mengenai lingkungan desktop Ubuntu.
User avatar
Malsasa
Contact:

Desktop Fungsional

Post 13 May 2013, 17:23

Saya seringkali menemukan trik yang membuat destop Linux saya lebih berguna dan lebih fungsional. Hal ini menambah produktivitas saya dengan sangat signifikan. Jadi sebuah desktop harus fungsional, tidak cuma cantik. itu semua ada trik-triknya. Kumpulan dari trik-trik tersebut akan saya catat dalam trid ini. Saya berencana mencatatnya secara satu per satu, tergantung kapan saya bisa menulisnya. Jadikan desktop Anda lebih berdayaguna dan meningkatkan produktivitas Anda. Saya ingin teman-teman dan saya mulai berfokus untuk kerja dengan desktop, tidak intens oprek tampilan lagi (time to do). Semoga Anda semua bisa mengambil manfaatnya.

[size:17pt]Daftar Isi Trid[/size]

[spoiler]Terima kasih untuk akang thrvers yang sudah memberikan saran untuk membuat daftar isi.

1. resetusb
2. Jam dan Tanggal KDE
3. Skrol seperti Mac, Two Finger Scrolling
4. Menyingkat Perintah Terminal dengan alias
5. Restart Modem Lewat Perintah
6. Mengecilkan Ikon Unity
7. Konversi Gambar dengan Klik Kanan
8. Speed Dial 2
9. Notes
10. Perbesar Font di Libreoffice dengan Shortcut Key[/spoiler]

[size:14pt]1 resetusb[/size]
Saya punya satu port USB 3. Port ini kadang putus sendiri walau mouse saya masih tertancap dan menyala lampunya.

Jeleknya apa? Semua gerakan dan klik mouse saya tidak terdeteksi.
Solusi pertama? Cabut lalu tancapkan lagi colokan ke port USB 3.
Apa masalahnya? Sangat merepotkan kalau harus cabut tancap terus. Sangat tidak fungsional.
Tak bisakah saya melakukan reset port USB dari Terminal saja? Ternyata jawabannya bisa.

Solusi: bukan dengan perintah internal Linux, karena tidak ada perintah macam ini. Yang ada adalah hack yang dibuat oleh seorang programer yang dia namakan program resetusb. Program kecil yang ditulis dalam bahasa C ini sangat manjur untuk mereset USB. Karena target utama saya adalah newbie yang notabene tidak paham kompilasi, maka ini saya beri hasil kompilasi saya. Anda cukup kopi ini ke /usr/bin. Lalu panggil sudo resetusb untuk mereset USB Anda.

Unduh ini: http://otodidak.freeserver.me/tarball/resetusb.zip

[spoiler:Untuk Kalangan Intermediate]Jika akang senang ngoprek, marilah kita main-main dengan gcc. Inilah kode asli dari resetusb dan kompil dengan perintah gcc -o outputname resetusb.c -lusb. Anda harus memiliki pustaka libusb untuk melakukan kompilasi.

[spoiler]

Code: Select all

//resetusb.c
//ditulis oleh Benjamin Close
#include <stdio.h>
#include <usb.h>

int main(void)
{
      struct usb_bus *busses;
      usb_init();
      usb_find_busses();
      usb_find_devices();
      busses = usb_get_busses();
      struct usb_bus *bus;
      int c, i, a;
      /* ... */
      for (bus = busses; bus; bus = bus->next) {
        struct usb_device *dev;
        int val;
        usb_dev_handle *junk;
        for (dev = bus->devices; dev; dev = dev->next) {
          char buf[1024];
          junk = usb_open ( dev );
          usb_get_string_simple(junk,2,buf,1023);
          if ( junk == NULL ){
            printf("Can't open %p (%s)\n", dev, buf );
          } else {
            val = usb_reset(junk);
            printf( "reset %p %d (%s)\n", dev, val, buf );
          }
          usb_close(junk);
        }
      }
}
[/spoiler]
[/spoiler]

Keterangan:
Anda yang tidak mengompilasi, mungkin akan juga membutuhkan libusb. Ukurannya kecil, kok. Instal dengan perintah sudo apt-get install libusb-dev. Jika Anda menemukan sudo resetusb tidak berjalan ketika dipanggil, maka itu tandanya Anda belum memiliki libusb. Tetapi jika sudah bisa dipanggil, maka Anda tidak usah instal libusb.

Faedah utama:
Segala eksekutabel bisa dibuat menjadi perintah terminal jika dimasukkan ke /usr/bin atau /bin. Pengetahuan ini sangatlah berguna bagi saya.

Sumber:
http://www.clearchain.com/blog/posts/re ... nder-linux

Sampai jumpa di trid nomor 2...


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 14 May 2013, 13:56

[size:17pt]2 Jam dan Tanggal KDE[/size]

Saya butuh penunjukan tanggal secara langsung tanpa klik. Maka saya atur menubar KDE saya biar menayangkan jam sekaligus tanggal. Bagaimana mengaturnya?

1) Klik kanan jam menubar KDE, pilih Digital Clock Settings.

Image

2) Pada pilihan Date format, pilih salah satu. Saya pilih opsi Short date maka tampilannya seperti skrinsot pertama. Langsung OK atau boleh Apply dulu untuk mencoba tampilan yang paling pas.

Image

3) Ini saya tunjukkan wujud-wujud jam yang lain.

Image
Compact Date

Image
Long Date

Image
ISO Date

Sampai jumpa di trid nomor 3...


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 18 May 2013, 11:35

[size:17pt]3 Skrol seperti Mac, Two Finger Scrolling[/size]

Image

Image

Two finger scrolling ini sangat memangkas waktu saya ketika memakai laptop, karena tidak perlu memakai mouse lagi untuk scrolling. Cukup dua jari diseret di touchpad, bisa skrol dan itu sangat halus. Banyak pengguna Windows dan Linux yang tidak tahu fitur canggih ini ada di laptop mereka. Supaya desktop lebih fungsional, aktifkan ini.


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 18 May 2013, 11:49

[size:17pt]4 menyingkat perintah terminal dengan alias[/size]

sagi=sudo apt-get install
sagu=sudo apt-get update
sagr=sudo apt-get remove
sdia=sudo dpkg -i *.deb
ssnmr=sudo service network-manager restart


Image

Lebih ringkas, bukan? Perintah-perintah sudo di atas adalah perintah yang paling sering kita pakai di Ubuntu. Ya, kan? Maka setelah baru-baru ini saya tidak sengaja melihat tutorial orang meringkas perintah terminal, saya pun melakukannya. Bagaimana caranya?

alias sagi='sudo apt-get install'

Anda bisa membuat ringkasan yang lain semacam alias instal='sudo apt-get install'. Yang penting pola perintah aliasnya. Mudah sekali bukan? Namun tunggu. Jika Anda menggunakan alias begini saja, maka perintah sagi tidak akan permanen. Artinya besok Anda harus mengetik ulang perintah alias untuk memperoleh perintah sagi. Bagaimana membuatnya permanen?

Pada dasarnya, bash kita, yakni shell yang ada di dalam Terminal Emulator kita itu, memiliki berkas pengaturan yang bernama .bashrc. Ya, namanya memang .bashrc dan ada di Home Anda. Buka dengan gedit .bashrc ketika Anda di Home, atau gedit ~/.bashrc ketika di direktori lain. Catatan: Linux Mnt 14 setahu saya tidak memiliki .bashrc. Anda bisa membuatnya sendiri. Sama saja, kok. Apa yang harus dilakukan? Gampang. Tuliskan

alias sagi='sudo apt-get install'

pada baris baru paling bawah. Tambah alias-alias lainnya jika Anda mau.

[size:14pt]Tambahan Penting[/size]

Ada satu trik UNIX sederhana yang sangat luar biasa. Namanya redirection, lambangnya >, >>, untuk menimpa keseluruhan isi berkas dan gunakan >> untuk menginjeksikan pada baris paling akhir. Hati-hati, jangan sampai Anda salah lalu merusak isi .bashrc. Hasil sama tapi lebih cepat selesai. Tentulah redirection didukung penuh oleh bash kita. Canggih sekali, bukan? Lihat gambar ini:

Image


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 18 May 2013, 11:53

[size:17pt]5 restart modem lewat perintah[/size]

sudo service network-manager restart

Perintah ini saya tahu dari Nexus warga FUI (terima kasih, sangat bermanfaat). Perintah ini saya gunakan kalau modem ngadat. Perintah ini sama hasilnya dengan mencabut modem. Ini lebih menghemat waktu saya. Saya mau lebih hemat lagi, maka saya pakai cara berikut:

a) masukkan perintah itu melalui Alt+F2, jadi perintahnya gksudo service network-manager restart. Lalu kalau pas butuh, cukup Alt+F2 dan pakai tombol panah saja. Tidak usah ketik ulang. Enaknya, saya bisa pakai ini di semua desktop environment.

Image

b) saya gunakan shortcut key Ctrl+R ketika membuka terminal, lalu ketik ser begitu saja maka sudo service network-manager restart akan langsung muncul dan tinggal ketuk Enter. Ctrl+R ini adalah google bagi perintah terminal dan sudah built-in di semua Ubuntu. Saya sangat sering menggunakannya.

Image

Keduanya lebih baik daripada harus mengetik ulang.


User avatar
ELSHA92

Post 18 May 2013, 23:35

puh mau tanya nih..gw kok gagal terus yah mau install nmap..error nya kalo gak salah di lingua..seinget gw gitu..padahal udah pake make install dan sudo make install ttp aja eror nya di situ...mohon bimbingan nya puh :D


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 18 May 2013, 23:54

ELSHA92 wrote:puh mau tanya nih..gw kok gagal terus yah mau install nmap..error nya kalo gak salah di lingua..seinget gw gitu..padahal udah pake make install dan sudo make install ttp aja eror nya di situ...mohon bimbingan nya puh :D

Wah, saya nggak tahu apa-apa soal nmap, Kang. Barangkali akang yang lain bisa bantu. Etikanya, akang membuat trid baru khusus nmap bukan pada trid mengenai desktop. Silakan :D


User avatar
jimbling
Contact:

Post 19 May 2013, 00:15

Akang Malsasa emang TOP.. makasih banget kang infonya tambah pengetahuan lagi ... :)

Saya semakin tergila-gila ini sama si Ubuntu, apalagi setelah saya coba-coba Compiz. :D


User avatar
CDX

Post 19 May 2013, 00:33

Malsasa wrote:[size:17pt]3 Skrol seperti Mac, Two Finger Scrolling[/size]

Image

Image

Two finger scrolling ini sangat memangkas waktu saya ketika memakai laptop, karena tidak perlu memakai mouse lagi untuk scrolling. Cukup dua jari diseret di touchpad, bisa skrol dan itu sangat halus. Banyak pengguna Windows dan Linux yang tidak tahu fitur canggih ini ada di laptop mereka. Supaya desktop lebih fungsional, aktifkan ini.


yang ini keren banget broo.. terus terang ane baru tahu + baru nyadar ane kira fitur itu cuma ada di mac doang... :D mantabz maksih ilmunya broo :D :D :D


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 19 May 2013, 01:06

jimbling wrote:makasih banget kang infonya tambah pengetahuan lagi ... :)

Saya semakin tergila-gila ini sama si Ubuntu, apalagi setelah saya coba-coba Compiz. :D
Saya tidak sehebat itu.
CDX wrote:terus terang ane baru tahu + baru nyadar ane kira fitur itu cuma ada di mac doang... :D mantabz maksih ilmunya broo :D :D :D
Iya, sama-sama, Kang CDX. Memang itu tujuan posting ini.


User avatar
ELSHA92

Post 19 May 2013, 01:19

.makasi puh :D


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 19 May 2013, 02:33

[size:17pt]6 Mengecilkan Ikon Unity[/size]

Image

Image


User avatar
q_p
Contact:

Post 19 May 2013, 04:14

Urun dikit mas :)
Cara lain bisa menggunakan unity tweak tool

Code: Select all

root@b# sudo add-apt-repository ppa:freyja-dev/unity-tweak-tool-daily
# sudo apt-get update
# sudo apt-get install unity-tweak-tool
Attachments
unity_tweak_tool.png
unity_tweak_tool.png (65.67 KiB) Viewed 1957 times


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 19 May 2013, 06:25

Pragola_Pati wrote:Urun dikit mas :)
unity tweak tool

Wuah! Keren ini! Baru tahu saya ada Unity Tweak Tool. Coba hitung:

Ubuntu Tweak
GNOME Tweak
Myunity
Unity Tweak Tool

Wah, saya senang sekali ada banyak aplikasi tweak untuk Ubuntu. Yah, sangat mengurangi stres pengguna akhir. Terima kasih, Kang.


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 19 May 2013, 16:39

[size:17pt]7 Konversi Gambar dengan Klik Kanan[/size]

Ini adalah mimpi saya sejak menggunakan Windows yang belum keturutan. Eh, di Ubuntu saya dapatkan. Bisa per gambar dan bisa juga banyak gambar sekaligus. Caranya? Instal dulu Ubuntu Tweak lalu atur pada bagian Admins > Scripts. Ini sangat menghemat waktu saya berjam-jam dan membuat desktop saya lebih fungsional.

Image

Hasilnya:

Image


User avatar
husnia
Contact:

Post 20 May 2013, 06:42

Malsasa wrote:
Pragola_Pati wrote:Urun dikit mas :)
unity tweak tool

Wuah! Keren ini! Baru tahu saya ada Unity Tweak Tool. Coba hitung:

Ubuntu Tweak
GNOME Tweak
Myunity
Unity Tweak Tool

Wah, saya senang sekali ada banyak aplikasi tweak untuk Ubuntu. Yah, sangat mengurangi stres pengguna akhir. Terima kasih, Kang.

kalo semua diinstall semua apa gak tabrakan?


User avatar
abu_unaisah

Post 20 May 2013, 10:13

CDX wrote:yang ini keren banget broo.. terus terang ane baru tahu + baru nyadar ane kira fitur itu cuma ada di mac doang... :D mantabz maksih ilmunya broo :D :D :D
kalo ane biasanya scroll di bagian paling kanan di touchpad


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 20 May 2013, 10:29

husnia wrote: kalo semua diinstall semua apa gak tabrakan?
Saya pernah instal semua kecuali yang terakhir, sistem saya tiada masalah. Jadi tidak tabrakan.
abu_unaisah wrote:
CDX wrote:yang ini keren banget broo.. terus terang ane baru tahu + baru nyadar ane kira fitur itu cuma ada di mac doang... :D mantabz maksih ilmunya broo :D :D :D
kalo ane biasanya scroll di bagian paling kanan di touchpad
Tapi jujur buat saya lebih nyaman two finger scrolling, Kang. Karena tidak perlu usaha banyak untuk mengepaskan pinggiran.


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 20 May 2013, 11:54

[size:17pt]8 Speed Dial 2[/size]

Sebenarnya, ide membuat trid ini muncul setelah saya menginstal Speed Dial 2 ini. Ini adalah ekstensi Google Chrome untuk bisa menambah jumlah dial di laman new tab dari Chrome. Mengapa saya instal ini? Saya jelaskan.

Aplikasi yang paling sering saya buka: Chromium (bukan Google Chrome)
Jumlah dial: hanya 8 dan tidak bisa ditambah
Apakah saya sering memakai dial? Ya
Dial itu apa? Ini, kotak-kotak shortcut ke web yang sering kita kunjungi. Ini fitur Chrome yang juga ada di Opera. Sayang tidak bisa ditambah.

Image

Sebentar, apakah bisa ekstensi Chrome dipasang di Chromium? Bisa. Saya selalu menginstal ekstensi Chrome ke dalam Chromium, karena browser pilihan saya adalah Chromium.
Jadi, apakah Speed Dial 2 milik Chome juga bisa masuk Chromium? Bisa.
Bagaimana menginstalnya? Cukup kunjungi https://chrome.google.com/webstore/deta ... ated?hl=en dengan Chromium Anda lalu Add begitu saja. Otomatis terinstal.
Bagaimana tampilannya? Ini Chromium saya.

Image
Keterangan: Sudah bisa ditambah dial-nya.

Image
Keterangan: bookmark dan history langsung ada searchbar-nya. Akses otomatis dari sisi kiri browser, cukup arahkan kursor dia keluar sendiri.

Image
Keterangan: pengaturan Speed Dial sangat lengkap.

Image
Keterangan: pengaturan yang lengkap itu masih ada more-nya. Sangat bagus untuk kustomisasi.

[size:11pt]Tambahan[/size]

Speed Dial 2 ini bisa membuat halaman-halaman dial. Jadi tidak hanya 1 halaman berisi banyak dial tetapi bisa banyak halaman berisi banyak dial. Per halaman bisa kita beri nama sendiri-sendiri, misalnya halaman pertama dial khusus web, halaman berikutnya khusus dial repo lokal, halaman ketiga khusus web keamanan jaringan, dan seterusnya. Dan tiap halaman bisa diberi warna sendiri. Lihat ini:

Image
Keterangan: yang warna-warni di atas itu tab halaman dialnya. Sangat fungsional, bukan?

Semoga bermanfaat. Sampai jumpa di trid nomor 9.


User avatar
thrvers
Contact:

Post 20 May 2013, 13:32

'
bagaimana kalau posting pertama ditambahi daftar isi karena tipsnya bagus-bagus.
dengan tujuan biar mudah mencarinya karena tritnya menyebar (membayangkan bila sudah banyak halaman) :D

contoh: terima kasih.
Last edited by thrvers on 27 Feb 2016, 22:02, edited 1 time in total.
Reason: tambah link


User avatar
q_p
Contact:

Post 20 May 2013, 14:47

Dan atau pada setiap akhir TIPS/TRICK diberi link ke TIPS/TRICK berikutnya, misalnya =

Bersambung ke TIPS/TRICK berikutnya.


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 20 May 2013, 14:51

thrvers wrote:'
bagaimana kalau posting pertama ditambahi daftar isi
dengan tujuan biar mudah mencarinya karena tritnya menyebar (membayangkan bila sudah banyak halaman) :D

contoh: terima kasih.

Sungguh, terima kasih banyak, Kang. Saya sama sekali tidak memikirkannya karena saya kira hanya sedikit dan tidak bakal banyak dibaca, Kang. Setiap ide untuk memudahkan pengguna, insya Allah saya terima dengan senang hati, Kang thrvers.

Insya Allah saya akan tambahkan nanti.


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 20 May 2013, 14:52

Pragola_Pati wrote:Dan atau pada setiap akhir TIPS/TRICK diberi link ke TIPS/TRICK berikutnya, misalnya =

Bersambung ke TIPS/TRICK berikutnya.

Ide yang memudahkan pengguna saya terima. Namun mungkin masih sedikit yang bisa saya lakukan, Kang. Terima kasih ya, Kang!


User avatar
ardiatama

Post 20 May 2013, 15:53

two scrool fingernya gak fungsi di laptop saya, hehehe
akhirnya pake edge scroling... untuk scrol nya seperti om CDX di bagian kanan touchpad :D


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 20 May 2013, 16:57

ardiatama wrote:two scrool fingernya gak fungsi di laptop saya, hehehe
akhirnya pake edge scroling... untuk scrol nya seperti om CDX di bagian kanan touchpad :D
O iya, ada memang sebagian laptop yang tidak mendukung two finger scrolling. Maaf ya, Kang? Saya belum tambahkan kemarin.


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 20 May 2013, 18:25

[size:17pt]9 Notes[/size]

Catatan itu adalah hal yang sangat penting. Entah untuk mencatat jadwal kerjaan besok, pengingat kerjaan, pengingat URL unduhan, sampai daftar tautan yang berguna untuk membantu orang lain. Saya memasang KNotes di Ubuntu saya sehingga kapan saja saya butuh, saya bisa melihatnya. Mengapa KNotes? Karena ia sangat sederhana dan mudah sekali saya pakai.

Image

Saya nasihatkan untuk tidak menganggap remeh catatan. Dulu saya tidak peduli sekarang saya sadar ini penting sekali. Terutama saya yang sering lupa. Ini membantu saya untuk mengerjakan sesuatu dengan cepat.

[size:11pt]Tambahan[/size]

Masukkan KNotes ke dalam daftar startup agar senantiasa muncul setiap kali booting.


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 20 May 2013, 19:35

[size:17pt]10 Perbesar Font di Libreoffice dengan Shortcut Key[/size]

Ctrl+] = memperbesar font
Ctrl+[ = memperkecil font

Bagaimana caranya? Tools > Customize.

Image

Image

Image

Mengapa mengasosiasikan ini? Karena saya sangat terinspirasi oleh para desainer Photoshop yang profesional kerjanya. Mereka selalu memakai shortcut key untuk mempercepat kerja. Ctrl+] itu biasa dipakai untuk memperbesar ukuran brush. Eh, ternyata Microsoft Word punya shortcut key yang sama untuk memperbesar font. Nah, inilah yang belum ada di Libreoffice tetapi itu bisa diatur. Akhirnya desktop saya lebih fungsional dengan ini.

Oh iya, Libreoffice itu adalah aplikasi setelah Chromium yang paling sering saya pakai. Namun saya sendiri tidak bisa tentukan nomor berapa dibanding Nautilus dan Dolphin :D Semoga bermanfaat.


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 22 May 2013, 21:24

[size:17pt]11 Kamus[/size]

Saya sering membuka web berbahasa Inggris sehingga saya butuh kamus yang bisa dibuka setiap saat. Saya juga sangat memerlukan Kamus Besar Bahasa Indonesia untuk membedakan bahasa yang benar dari yang salah. Saya mendapatkan satu aplikasi yang memuat mereka berdua yang bernama Stardict. Kecil, ringan, tetapi memenuhi kebutuhan saya.

sudo apt-get install stardict

atau versi saya:

sagi stardict

atau versi GUI dengan Synaptic saja (saya rekomendasikan sangat).

Unduh berkas kamus terjemahannya:
https://dl.dropboxusercontent.com/u/765 ... onesia.zip
Ukurannya 3 MB dengan isi kamusnya sudah lengkap. Begini cara instalnya:

Image

Skrinsot Stardict saya:

Image
Keterangan: KBBI

Image
Keterangan: Inggris -> Indonesia

Image
Keterangan: Indonesia -> Inggris

Image
Keterangan: klik dua kali pada suatu kata di browser atau aplikasi apa pun, maka terjemahan Stardict akan muncul otomatis. Sangat fungsional untuk pelajar seperti saya. Sangat hemat waktu!


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 23 May 2013, 19:59

[size:17pt]12 Mengelola Ubuntu PPA #1[/size]

Saya mengelola PPA bukan dari Terminal melainkan dari Synaptic. Sebelumnya, PPA itu adalah repositori juga. Hanya saja, PPA adalah repositori nomor 2 setelah repositori Ubuntu resmi. Ya, nomor dua setelah yang kita biasa pakai dari Kambing atau server lainnya. Apa pentingnya PPA? PPA sangat penting bagi saya karena berisi aplikasi-aplikasi yang sangat bermanfaat tetapi tidak masuk repo resmi. Misalnya saja aplikasi Ubuntu Tweak dan Proxy Switcher (insya Allah saya akan bahas ini). Oya, di sini saya juga anjurkan semua pengguna Ubuntu untuk memiliki Synaptic Package Manager. Mengapa? Karena pengaturannya jauh lebih luas dibanding Software Center. Semua pengaturan repo bisa kita lakukan dari Synaptic saja sedangkan Ubuntu Software Center tidak bisa begitu.

Menambahkan Repo PPA

Apa yang dilakukan sebenarnya? Menambahkan alamat unduhan untuk aplikasi tertentu yang ada di server PPA. Tujuan? Agar apt kita bisa mengunduh aplikasi yang ada di PPA yang kita inginkan. Caranya?

Jika Anda melihat ada yang seperti ini di blog-blog Linux:

sudo apt-add-repository ppa:ubuntu-wine/ppa
sudo apt-get update
sudo apt-get install wine


maka lakukan secara GUI dengan Synaptic:

Image
Keterangan: ini sama dengan perintah sudo apt-add-repository ppa:ubuntu-wine/ppa.

Image
Keterangan: hasil dari penambahan repo PPA melalui Synaptic maupun Terminal. Sama persis. Pokoknya, entri repo PPA dari aplikasi yang kita inginkan harus ada di sini dan dicawang.

Image
Keterangan: jangan lupa melakukan update setelah repo sudah disetel. Ini sama dengan perintah sudo apt-get update. Perhatikan, kalau langkah kita benar, maka pasti ada entri dari Launchpad PPA yang ikut diunduh di sini. Update di sini artinya mengunduh daftar isi dari repositori-repositori yang sudah kita pasang.

Image
Keterangan: hasilnya langsung tampak. Karena kita tadi menyetel repo PPA untuk ubuntu-wine, maka paket wine yang berasal dari PPA terdaftar di daftar aplikasi Synaptic. Padahal sebelumnya tidak ada. Sekarang tinggal cawang lalu instal, atau pakai saja perintah terminal sudo apt-get install wine atau perintah versi saya sagi wine.

Saya termasuk pengguna Linux yang tidak pernah memakai Terminal untuk mengatur repo PPA. Saya selalu memakai Synaptic. Mengapa? Karena setiap masalah yang terjadi bisa saya selesaikan dengan mudah memakai Synaptic.


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 24 May 2013, 09:28

[size:17pt]13 Mengelola Ubuntu PPA #2[/size]

Sebenarnya ini cara yang baru saya temukan 2 hari lalu. Jika sebelumnya menggunakan Synaptic, maka kini menggunakan Y PPA Manager. Jika Synaptic itu untuk seluruh jenis repo (termasuk PPA) maka Y PPA Manager ini khusus hanya untuk PPA saja. Saya beri tahukan mudahnya menggunakan Y PPA Manager ini.

Menginstal Y PPA Manager

Image

Tentu sebelum memilikinya, Anda harus menggunakan metode lain. Saya sebenarnya mengunduh satu per satu paketnya dari web https://launchpad.net/~webupd8team/+arc ... /+packages lalu menginstalnya memakai Gdebi. Mengapa? Karena saat itu sedang tidak membuka Synaptic dan hanya butuh 3 atau 4 biji DEB. Hanya saja, di sini saya memilih untuk menggunakan Synaptic:

Image


Seteleh Y PPA Manager diinstal dan dibuka:

Image
Keterangan: tampilan utama. Tampilan Y PPA Manager ini dibuat dengan Yad (aplikasi pembuat GUI penerus Zenity). Saya baru tahu Zenity berevolusi jadi Yad karena membaca artikel mengenai Y PPA Manager ini.

Image
Keterangan: sebenarnya ada banyak fungsi Y PPA Manager, hanya saja saya pilihkan ini satu yang paling fungsional: search PPA. Sangat canggih!

Image
Keterangan: notifikasi saat mencari PPA yang kita inginkan.

Image
Keterangan: notifikasi saat PPA yang diinginkan sudah ditambahkan ke sistem. Sama saja dengan perintah semisal sudo apt-add-repository ppa:ubuntu-wine/ppa. Saya di sini memilih hasil pencarian bernama ubuntu-tweak-team/ppa.

Image
Keterangan: setelah menambahkan (Add) PPA, maka ya diinstal aplikasi yang PPA-nya ditambahkan itu. Klik dua kali tombol Install packages.

Image
Keterangan: masukkan nama paketnya. Harus benar. Kalau dalam contoh ini saya menyetel PPA milik Ubuntu Tweak, maka yang diinstal ya paket ubuntu-tweak.

Image
Keterangan: proses instalasi.

Image
Keterangan: aplikasi yang diinstal sudah siap dipakai. Ini Ubuntu Tweak versi terbaru (0.8.4). Bukti:

Image


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 24 May 2013, 10:09

[size:17pt]14 Shortcut Key untuk Desktop [/size]

Win+E = File Explorer
Win+D = show desktop
Alt+Printscreen = memotret jendela sekarang


Ubuntu pada dasarnya tidak mengenal shortcut key di atas. Namun itu bisa diatur. Dan masih banyak shortcut key yang Anda bisa tentukan sendiri semau Anda asal tahu caranya. Bagaimana?

Mengatur Asosiasi Shortcut Key

Image

Image


Membuat Shortcut Key Sendiri

Image
Keterangan: masukkan nama kemudian perintah Terminal untuk aplikasi yang ingin diasosiasikan.

Image
Keterangan: dengan ini, jika saya ketuk Win+U, maka Ubuntu Tweak akan keluar. Jadi, tidak usah buka menu.


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 24 May 2013, 22:05

[size:17pt]15 Kingsoft Office Gantinya Microsoft Office[/size]

Sungguh, sudah lama semenjak WPS Office (nama lain Kingsoft Office) merilis versi Linux dan dilansir oleh OMGUbuntu, saya ingin sekali menulis ulasannya. Bahkan sebelum itu, ketika saya tahu Softmaker Freeoffice (program lainnya) keluar, saya juga ingin menulisnya. Alhamdulillah, kini waktunya saya menulis ringkas luar biasanya Kingsoft Office untuk Anda. Lihat dulu skrinsotnya:

Yang Ini WPS Office

Image

Image

Yang Ini Kingsoft Office

Image

Image

Bagaimana? Sangat bagus tampilannya, bukan? Saya sendiri termasuk pengguna komputer yang suka tampilan aplikasi yang keren. Dan Kingsoft Office maupun WPS Office ini, dua-duanya masuk klasifikasi aplikasi keren saya.

[size:11pt]Bagaimana Fungsionalitasnya? [/size]

Image

Yang paling penting buat saya:

- Mereka berdua bisa membaca DOC/DOCX dengan sempurna (minimal jauh lebih sempurna dibanding Libreoffice)
- Mereka berdua bisa membaca PPT/PPTX (sama)
- Mereka berdua punya tabbing system (persis Firefox, tidak ada di Microsoft Office)
- Mereka berdua sangat ringan dan sangat cepat loadingnya (padahal WPS masih beta sedangkan Kingsoft masih alpha)
- Mereka berdua bisa crop secara internal persis seperti Microsoft Office (yang hilang dari Libreoffice dan saya sangat menginginkannya)
- Mereka berdua memiliki antarmuka ribbon yang sangat cantik, sangat keren, tetapi juga menyertakan tampilan lawas yang seperti Microsoft Office 2003/Libreoffice sekarang, dan kedua tampilan ini bisa digonta-ganti dengan sekali klik saja
- dan banyak sekali fitur lainnya.
- Semua PR sekolah saya sekarang bisa dikerjakan dan bisa dibuka dengan Kingsoft Office/WPS Office ini. Sekarang saya tidak ragu lagi kalau menerima DOCX dari teman sekelas saya. Saya harap Anda pun demikian. Segeralah mengunduh aplikasi ini :)

Unduh WPS Office
http://www.omgubuntu.co.uk/2013/03/wps- ... e-but-isnt

Unduh Kingsoft Office
http://www.omgubuntu.co.uk/2013/05/micr ... e-improves


User avatar
antonicl
Contact:

Post 24 May 2013, 23:31

keren gan , gimana cara installnya untuk pengganti libreoffice??

maaf pemula gan . haha


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 24 May 2013, 23:44

Saya pribadi memiliki Libreoffice dan Kingsoft Office di Ubuntu saya. Tidak perlu menghapus Libreoffice. Akan tetapi, jika akang ingin menghapus Libreoffice, silakan:

sudo apt-get purge libreoffice

Untuk instalasi Kingsoft Office, akang kunjungi tautannya, lalu unduh berkas DEB-nya (seratus megabyte-an), lalu klik dua kali di Ubuntu akang maka ia bisa diinstal dengan klik tombol Install.

Nanti akang bisa seret ikon Kingsoft Office ke panel kiri Ubuntu (dash namanya), sehingga seperti desktop saya ini:
Image


User avatar
SetyaNux

Post 25 May 2013, 00:59

Makin canggih nih ubuntu. penyempurnaan jg biar banyak yg beralih jd pengguna ubuntu om... :D


User avatar
ardiatama

Post 25 May 2013, 06:05

inilah aplikasi yg saat ini paling bemanfaat bagi saya...
alhamdulillah, semoga kalian semua senantiasa diberi kesehatan, kewarasan, kekuatan, kesempatan dan mudah mudahan keikhlasan...





maju terus opensource...


User avatar
q_p
Contact:

Post 25 May 2013, 07:39

Kingsoft Office dan WPS -nya sudah dicoba nge-print ?
Kalau dipakai nge-print bagaimana ? Ada perubahan tidak pada layout dokumen-nya ?


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 25 May 2013, 09:52

Pragola_Pati wrote:Kingsoft Office dan WPS -nya sudah dicoba nge-print ?
Kalau dipakai nge-print bagaimana ? Ada perubahan tidak pada layout dokumen-nya ?

Belum, Kang. Tidak punya printer.


User avatar
nif
Been thanked: 1 time

Post 25 May 2013, 10:23

maap sebelumnya kang Malsasa.
saya agak bingung, karena kingsoft office setau saya produk berbayar. memang ada yang versi gratis, tapi saya pernah coba dan kemampuannya tidak bagus.
jadi, versi yang ini apakah versi free yang sudah dikembangkan, atau khusus gratis untuk linux, atau apa ada keterangan lain?
terima kasih.

cmiiw


User avatar
RawOne

Post 25 May 2013, 10:37

Malsasa wrote:
Pragola_Pati wrote:Kingsoft Office dan WPS -nya sudah dicoba nge-print ?
Kalau dipakai nge-print bagaimana ? Ada perubahan tidak pada layout dokumen-nya ?

Belum, Kang. Tidak punya printer.
saya sudah pakai ngeprint dengan canon ip1900 dan ada sedikit masalah ketika mengeprint spreadsheed, ukuran garis tabel yang di print tidak sesuai dengan preview layout dokumen, untuk yang writer sudah sangat baik dan buat saya belum ada masalah


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 25 May 2013, 11:18

nif wrote:maap sebelumnya kang Malsasa.
saya agak bingung, karena kingsoft office setau saya produk berbayar. memang ada yang versi gratis, tapi saya pernah coba dan kemampuannya tidak bagus.
jadi, versi yang ini apakah versi free yang sudah dikembangkan, atau khusus gratis untuk linux, atau apa ada keterangan lain?
terima kasih.

cmiiw

Ya, ketika saya SMP dulu pernah lihat sekilas itu Kingsoft. Memang berbayar. Tetapi itu dulu. Ternyata sekarang digratiskan dan ada versi Linux-nya.

Fiturnya? Wah, akang unduh sendiri saja, deh. Saya yakin pasti senang :D
RawOne wrote:untuk yang writer sudah sangat baik dan buat saya belum ada masalah

Terima kasih, Kang. Berharga sekali.


User avatar
nif
Been thanked: 1 time

Post 25 May 2013, 11:26

Malsasa wrote:...
Ya, ketika saya SMP dulu pernah lihat sekilas itu Kingsoft. Memang berbayar. Tetapi itu dulu. Ternyata sekarang digratiskan dan ada versi Linux-nya.
...
tapi di link website-nya itu sampai sekarang masih berbayar kang? :confused:
http://www.kingsoftstore.com/download/


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 25 May 2013, 11:29

Bukan itu webnya, Kang. Ini lho:

http://community.wps.cn/download/

http://www.wps.cn/product/wps2013

Coba dibuka. Saya yakin pasti senang :D


User avatar
w1angkasa1

Post 26 May 2013, 22:30

kingoffice bisa gak membuka file libreoffe?


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 26 May 2013, 22:36

Tidak bisa, Kang. Ini poin kekurangannya. Semoga di versi final bisa.


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 27 May 2013, 14:11

[size:17pt]16 ksuperkey[/size]

Saya menggunakan KDE dan saya senang kalau menunya bisa seperti Windows. Cukup tekan tombol WIN dan menu terbuka. Tekan WIN sekali lagi maka tertutup. Sudah bertahun-tahun saya menunggu fitur ini akhirnya di 2012 baru saya dapatkan. Ini fungsionalitas tinggi yang saya butuhkan dalam bekerja.

Unduh Ksuperkey
https://dl.dropboxusercontent.com/u/765 ... 2_i386.deb 4 KB

Setelah diinstal, jalankan ksuperkey dari Terminal. Nanti dia akan muncul sendiri setiap login.


User avatar
cyborgx
Contact:

Post 29 May 2013, 12:07

wah banyak tutorial yang berguna disini
mantap . . .
menambah pengetahuan dan fungsionalitas pemakaian
:)


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 29 May 2013, 12:24

cyborgx wrote:wah banyak tutorial yang berguna disini
mantap . . .
menambah pengetahuan dan fungsionalitas pemakaian
:)

Kami menanti tutorial dari akang.


User avatar
abu_unaisah

Post 29 May 2013, 14:03

w1angkasa1 wrote:kingoffice bisa gak membuka file libreoffe?
o.. belom bisa .ods yah, (blm nyoba) kalo gitu ke .xls dulu aja)


User avatar
Mr12uD1
Contact:

Post 03 Jun 2013, 15:51

mantap kang malsasa... ijin bookmark ni...


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 03 Jun 2013, 16:01

Mr12uD1 wrote:ijin bookmark ni...
Silakan, Kang.


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 09 Jun 2013, 20:38

[size:17pt]17 Ubuntu Proxy Switcher[/size]

Bisa bayangkan praktisnya hanya satu klik untuk ganti ke server proksi A, satu klik ke B, dan seterusnya? Satu kali konfigurasi untuk semua server proksi yang Anda punya? Seperti Proxifier, FoxyProxy, atau aplikasi lainnya yang Anda tidak temukan di Ubuntu sebelumnya? Itu bisa diwujudkan di Ubuntu dengan Proxindicator.

Unduh (insya Allah cukup 1 DEB saja)
https://launchpad.net/~domurb/+archive/ ... /+packages

Kalau suka instal via PPA (caranya di posting sebelumnya)
ppa:domurb/domurb-projects

[size:14pt]Pemakaian[/size]
Sekali Anda instal, maka Proxindicator akan senantiasa berada di tray. Konfigurasikan dulu, termasuk juga username dan password dari proksi yang Anda gunakan. Misalnya wifi kafe atau warnet hotspot (Ubuntu asli tidak sepraktis ini). Anda bisa konfigurasikan server proksi sebanyak yang Anda mau. Sementara saya contohkan dulu seadanya.

Image

Image

Klik kanan, pilih proksi.

Image

Silakan internetan. Ubuntu saya jaduh lebih fungsional dengan Proxindicator ini karena sangat jauh lebih praktis.

[size:14pt]Bonus[/size]

Salah satu web penyedia server proksi yang cepat-cepat dan yang anonim yang bagus adalah http://proxynova.com.

[spoiler]Image[/spoiler]

[spoiler]Image[/spoiler]


User avatar
q_p
Contact:

Post 09 Jun 2013, 20:53

Malsasa wrote:...
Konfigurasikan dulu, termasuk juga username dan password dari proksi yang Anda gunakan.
...
Hebat ... :)
Saya jadi ingat thread ini http://ubuntu-indonesia.com/forums/ubbt ... Post134625
Tolong jelaskan detailnya mas ...


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 09 Jun 2013, 20:58

Pragola_Pati wrote:
Malsasa wrote:...
Konfigurasikan dulu, termasuk juga username dan password dari proksi yang Anda gunakan.
...
Tolong jelaskan detailnya mas ...

Sebenarnya sangat mudah dan sangat jelas, Kang. Cukup klik tombol Detail maka akang bisa masukkan username dan password. Terima kasih, gambar sudah saya tambahkan, Kang.


User avatar
stevenbpp
Contact:

Post 10 Jun 2013, 13:22

jadi yg berkaitan masalah SSH tunneling itu, di SSH bukan cuma bisa untuk meremote mesin lain. tapi juga melalui protokol SSH juga bisa mengirimkan halaman web, sama seperti kita mengakses halaman web langsung dari internet. file juga bisa dikirim.


jadi itu mengirim koneksi dari 1 tempat yg ada internet nya ke tempat lain yg tidak ada internet nya. itu koneksi nya dibungkus juga dengan VPN. saya sudah mulai ketemu bahasan ilmiahnya. setelah meraba-raba di internet


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 10 Jun 2013, 14:00

stevenbpp wrote:jadi yg berkaitan masalah SSH tunneling itu, di SSH bukan cuma bisa untuk meremote mesin lain. tapi juga melalui protokol SSH juga bisa mengirimkan halaman web, sama seperti kita mengakses halaman web langsung dari internet. file juga bisa dikirim.


jadi itu mengirim koneksi dari 1 tempat yg ada internet nya ke tempat lain yg tidak ada internet nya. itu koneksi nya dibungkus juga dengan VPN. saya sudah mulai ketemu bahasan ilmiahnya. setelah meraba-raba di internet
Kira-kira, bisa diusahakan agar metode yang dipakai orang di Windows (Bitvise, Proxifier+Injektor Kampret/Luna) dapat diterapkan di Linux atau tidak, Kang? Dengan Python apakah bisa?


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 11 Jun 2013, 21:42

[size:17pt]18 Bandwidth Monitor GUI[/size]

Di Windows, kita mengenal Bandwidth Monitor Pro atau semacamnya untuk memonitor berapa besar MB yang sudah kita habiskan. Ini sangat berguna untuk memantau kuota internet kita, apakah sudah mencapai batasnya atau belum. Terutama sekali buat kita yang internetnya minim sehingga harus irit. Nah, di Linux, ada Network Traffic Manager yang sama fungsinya.

[size:14pt]Unduh[/size]
http://nchc.dl.sourceforge.net/project/ ... -1.3.1.deb (saya pasang di Precise saya)
http://sourceforge.net/projects/netramon/?source=dlp (halaman resmi)

[size:14pt]Cara Penggunaan[/size]
Image

[size:14pt]Cara Memberi Limit Sesuai Kuota Kita[/size]
Karena saya memakai paket Neo Unlimited Smartfren yang 99 ribu, maka saya mendapat jatah 6 GB dalam satu bulan. Ini pengaturannya.

Image

[size:14pt]Laporan Penggunaan Total[/size]
Lengkap untuk semua informasi yang kita perlukan. Demi penghematan!

Image

[size:17pt]Faedah yang Didapat[/size]
- Usaha maksimal untuk menghemat kuota internet.
- Belajar bersabar agar tidak sembarangan membuka web yang menghabiskan uang (boros).
- Banyak aplikasi bermanfaat di Sourceforge.net.

Tip Kecil
Masukkan aplikasi ini ke startup Anda agar selalu ada saat berinternet.

Semoga ini bermanfaat untuk menghemat.


User avatar
q_p
Contact:

Post 12 Jun 2013, 02:31

Request mas ....
Saya ada permintaan PackedTracert untuk admin jaringan
Plis ... :)


User avatar
myitanium
Contact:

Post 12 Jun 2013, 09:21

Untuk bandwidth monitoring, saya lebih suka pakai conky. Lengkap tapi hemat RAM.
Attachments
conky.jpg
conky.jpg (68.89 KiB) Viewed 1720 times


User avatar
Malsasa
Contact:

Post 12 Jun 2013, 10:45

Pragola_Pati wrote:Request mas ....
Saya ada permintaan PackedTracert untuk admin jaringan
Plis ... :)

Pertama, saya sama sekali tidak mengetahui Packet Tracer, Kang. Sama sekali nol soal jaringan (IP saya berapa saja saya tidak tahu). Kedua, hal itu tidak berhubungan dengan konsep desktop fungsional yang saya angkat, Kang. Saya minta maaf karena belum mampu merealisasikannya. Akang bisa bertanya kepada orang yang lebih kompeten.
myitanium wrote:Untuk bandwidth monitoring, saya lebih suka pakai conky. Lengkap tapi hemat RAM.

Terima kasih, Kang. Hal ini termasuk konsep desktop fungsional yang saya angkat. Terima kasih atas alternatif Conky ini. Pertanyaan saya: bisakah si Conky ini memberikan laporan total pemakaian?


Post Reply

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 31 guests