[help] Membuat Empat Partisi di Linux

Semua mengenai teknik instalasi Ubuntu termasuk teknik instalasi aplikasinya dan migrasi dari Windows.
Post Reply
User avatar
k4m3h4t3

[help] Membuat Empat Partisi di Linux

Post 19 Dec 2011, 12:31

salam opensource !
para mastah linux aku terlalu minded windows nie jadi pengen belajar linux. permasalahan pertama adalah tentang partisi di linux. aku dah search di forum ini tpi lum mendapatkan pencerahan yang optimal. permasalahannya begini : laptop aku pengen dibuat 1 OS linux az. HDD di laptop aku 250 GB. pembagian partisinya pengen seperti ini (saya ilustrasi versi windows yak)
partisi C (50 gb)
partisi D (100 000 GB)untuk data
partisi e (100.000 GB) untuk kumpulan software

dari ilustari di atas saya mencoba membuat partisi linux seperti ini
/root = 48000 GB
swap = 20000 GB

nah untuk membuat partisi D dan E nya gimn? terus pake tipe nya apa untuk ke empat partisi tersebut ext 2,3 atau empat?
mohon pencerahannya.
terima kasih


User avatar
ichan49

Post 19 Dec 2011, 12:37

buat partisi D dan E nya terserah agan dah tu, tapi kalo ane sh cman bikin partisi home aja. gx banyak2 dah partisinya. tapi kalo mau bikin lebih jga ok2 aj tuh.. silakan baca Ebook FUI yang bisa di download dari link samping..


User avatar
blackshirt
Contact:

Post 19 Dec 2011, 12:43


dari ilustari di atas saya mencoba membuat partisi Linux seperti ini
/root = 48000 GB
swap = 20000 GB
wew, besar amat :D


User avatar
k4m3h4t3

Post 19 Dec 2011, 13:10

blackshirt wrote:

dari ilustari di atas saya mencoba membuat partisi Linux seperti ini
/root = 48000 GB
swap = 20000 GB
wew, besar amat :D
wah terlalu besar yak. bagus nya gimn gan?


User avatar
k4m3h4t3

Post 19 Dec 2011, 13:12

ichan49 wrote:buat partisi D dan E nya terserah agan dah tu, tapi kalo ane sh cman bikin partisi home aja. gx banyak2 dah partisinya. tapi kalo mau bikin lebih jga ok2 aj tuh.. silakan baca Ebook FUI yang bisa di download dari link samping..
kalo partisi home berarti jadinya partisi D yak gan (kalo di windows) terus partisi E nya harus pake pilihan apa? bagaimana tipe partisi nya gan?


User avatar
_Newbie_

Post 19 Dec 2011, 14:10

untuk swap itu biasanya 2 kali RAM setahu saya, jadi kalau masnya punya RAm 1 gb (1024), maka besarnya swap 2x1024 = 2048
itu setau saya,
untuk partisi lain suka2 masnya.. :D
semoga membantu


User avatar
k4m3h4t3

Post 19 Dec 2011, 14:14

_Newbie_ wrote:untuk swap itu biasanya 2 kali RAM setahu saya, jadi kalau masnya punya RAm 1 gb (1024), maka besarnya swap 2x1024 = 2048
itu setau saya,
untuk partisi lain suka2 masnya.. :D
semoga membantu
alhamdulillah untuk yang swap sudah agak paham gan. aku lum paham nya untuk pembuatan partisi D dan E langkah dan pilihan nya yang belum aku paham :)


User avatar
blackshirt
Contact:

Post 19 Dec 2011, 14:48

untuk kegunaan masing-masing filesystem di linux, coba baca

Code: Select all

$man hier
partisi yang paling mudah, biasanya cuma

Code: Select all

/
swap
yang lebih baik ada,

Code: Select all

/
/home
swap
kemudian yang lebih rumit lagi bisa saja

Code: Select all

/
/home
/usr
/var
swap
tergantung mau gimana dan kebutuhan. kalau untuk server, baca rekomendasi yang disarankan untuk struktur partisinya


User avatar
k4m3h4t3

Post 19 Dec 2011, 15:00

blackshirt wrote:untuk kegunaan masing-masing filesystem di linux, coba baca

Code: Select all

$man hier
partisi yang paling mudah, biasanya cuma

Code: Select all

/
swap
yang lebih baik ada,

Code: Select all

/
/home
swap
wah mantap gan penjelasana. yang benar

Code: Select all

/
/home
swap
apa

Code: Select all

/
swap
/home
gan? kalo

Code: Select all

/
/home1 <<<ini untuk partisi D
/home2 <<< ini untuk partisi E
swap
bisa gak gan?


User avatar
blackshirt
Contact:

Post 19 Dec 2011, 15:15

ini saya kutipkan dari http://www.debian.org/doc/manuals/secur ... .html#s3.2
jika situ konsen dengan masalah "security"
Any directory tree which a user has write permissions to, such as e.g. /home, /tmp and /var/tmp/, should be on a separate partition. This reduces the risk of a user DoS by filling up your "/" mount point and rendering the system unusable (Note: this is not strictly true, since there is always some space reserved for root which a normal user cannot fill), and it also prevents hardlink attacks. [2]

Any partition which can fluctuate, e.g. /var (especially /var/log) should also be on a separate partition. On a Debian system, you should create /var a little bit bigger than on other systems, because downloaded packages (the apt cache) are stored in /var/cache/apt/archives.

Any partition where you want to install non-distribution software should be on a separate partition. According to the File Hierarchy Standard, this is /opt or /usr/local. If these are separate partitions, they will not be erased if you (have to) reinstall Debian itself.

From a security point of view, it makes sense to try to move static data to its own partition, and then mount that partition read-only. Better yet, put the data on read-only media. See below for more details.
direktory dimana user memiliki akses write, disarankan terpisah partisinya,
/home,
/tmp dan
/var/tmp/

partisi yang berfluktuasi besarnya, sebaiknya juga dipisah, contoh
/var

dan lain-lainnya, bisa dibaca


User avatar
_Newbie_

Post 19 Dec 2011, 15:17

_Newbie_ wrote:/(root) : Lokasi paling dasar dari struktur file dan folder yang ada di linux, lokasi ini juga biasa disebut dengan root directory.
boot : Folder atau direktori ini biasa digunakan untuk menyimpan file-file yang dibutuhkan saat proses booting linux
bin : Folder ini biasa digunakan untuk menyimpan file-file executable linux, semua perintahperintah dasar linux biasanya disimpan di folder ini.
sbin : Folder ini juga digunakan untuk menyimpan file-file executable di linux, namun sedikit berbeda dengan bin, sbin hanya bisa diakses oleh root (adminstrator linux)
dev : Folder ini digunakan sistem untuk menyimpan file-file device seperti hardisk,cdrom, floppy, usb, dll.
mnt : Folder ini digunakan untuk mount point semua device yang ada difolder /dev diatas.
etc : Folder ini digunakan untuk menyimpan file informasi atau konfigurasi dari program atau aplikasi yang terinstall dalam sistem tersebut.
usr : Folder ini digunakan untuk menyimpan program atau aplikasi yang akan diinstall kedalam sistem.
home : Folder ini digunakan untuk menyimpan data atau dokumen dari pengguna linux itu sendiri.

mungkin ini membantu. :D


User avatar
blackshirt
Contact:

Post 19 Dec 2011, 15:17

masalah, /,swap, /home dan /, /home, swap saya rasa linux cukup pintar membedakannya :D


User avatar
ichan49

Post 19 Dec 2011, 17:53

k4m3h4t3 wrote:
ichan49 wrote:buat partisi D dan E nya terserah agan dah tu, tapi kalo ane sh cman bikin partisi home aja. gx banyak2 dah partisinya. tapi kalo mau bikin lebih jga ok2 aj tuh.. silakan baca Ebook FUI yang bisa di download dari link samping..
kalo partisi home berarti jadinya partisi D yak gan (kalo di windows) terus partisi E nya harus pake pilihan apa? bagaimana tipe partisi nya gan?
kira-kira seperti itu gan, ane pake ext4 buat /home'nya. kalo mau bikin partisi E tinggal bikin aja lagi pas install ato pake gparted juga bisa. jenis partisi: menyesuaikan :grin:


User avatar
k4m3h4t3

Post 20 Dec 2011, 11:10

ichan49 wrote: kira-kira seperti itu gan, ane pake ext4 buat /home'nya. kalo mau bikin partisi E tinggal bikin aja lagi pas install ato pake gparted juga bisa. jenis partisi: menyesuaikan :grin:
mantab gan. thanks yak. Eh gan download gparted nya dari mana ?


User avatar
k4m3h4t3

Post 20 Dec 2011, 11:10

_Newbie_ wrote:
_Newbie_ wrote:/(root) : Lokasi paling dasar dari struktur file dan folder yang ada di linux, lokasi ini juga biasa disebut dengan root directory.
boot : Folder atau direktori ini biasa digunakan untuk menyimpan file-file yang dibutuhkan saat proses booting linux
bin : Folder ini biasa digunakan untuk menyimpan file-file executable linux, semua perintahperintah dasar linux biasanya disimpan di folder ini.
sbin : Folder ini juga digunakan untuk menyimpan file-file executable di linux, namun sedikit berbeda dengan bin, sbin hanya bisa diakses oleh root (adminstrator linux)
dev : Folder ini digunakan sistem untuk menyimpan file-file device seperti hardisk,cdrom, floppy, usb, dll.
mnt : Folder ini digunakan untuk mount point semua device yang ada difolder /dev diatas.
etc : Folder ini digunakan untuk menyimpan file informasi atau konfigurasi dari program atau aplikasi yang terinstall dalam sistem tersebut.
usr : Folder ini digunakan untuk menyimpan program atau aplikasi yang akan diinstall kedalam sistem.
home : Folder ini digunakan untuk menyimpan data atau dokumen dari pengguna linux itu sendiri.

mungkin ini membantu. :D
bermanfaat sekali gan


User avatar
nikmah

Post 23 Feb 2012, 09:28

sy dah buat / dan swap...pas install ulang data yang di home hilang?gmn cara pilih formatnya ya...tlg bantunya?


User avatar
nikmah

Post 23 Feb 2012, 10:03

Device Boot Start End Blocks Id System
/dev/sda1 1 487 3905536 82 Linux swap / Solaris
Partition 1 does not end on cylinder boundary.
/dev/sda2 * 487 730 1953125 83 Linux
Partition 2 does not end on cylinder boundary.
/dev/sda3 730 1045 2527233 5 Extended
/dev/sda5 730 1045 2527232 83 Linux
root@niko:/home#
ini data fdidk sy


User avatar
santenkelapa
Contact:

Post 23 Feb 2012, 10:13

ehmm mau nambahin dikit,

sebenarnya kata2 swap harus 2 kali RAM itu defenisi pas zaman2 ram masih langkah banget , ketika dulu 128Mb sudah gede banget, tapi sekarang ram 2 s/d 4 GB, sudah biasa, jadi defenisi swap tidak harus 2 x memory :D (masak ram semakin bagus swap semakin gede :) seharusnya berbanding terbalik donk :)

nah untuk partisi D atau E , bisa pas instalasi dipilih format dan bisa bikin /data1 /data2 itu bisa diketikkan mount partisi itu secara manual ketika instalasi dan sebaiknya jenis partisinya EXT3 aja ., biar masih bisa terbaca oleh windows (misalkan dualboot menggunakan software ext2fsd di diwindowsnya)

Gparted --> Gparted sudah include di CD instalasi ubuntu , caranya jalankan ubuntu dengan live CD --> buka terminal --> ketik "sudo su" setelah itu ketik gparted

semoga membantu :D


User avatar
yovie_utux
Contact:

Post 23 Feb 2012, 19:05

berarti untuk ram gmn?misal ram 4GB lah swap sndiri brp?


User avatar
blackshirt
Contact:

Post 23 Feb 2012, 23:37

tidak ada aturan khusus yang mengharuskan swap itu 2x RAM size, kalau ramnya dah gede, (4 gb kan dah gede dibanding punya ane yang 512 MB :grin: ), swapnya gak perlu besar-besar :d


Post Reply

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 27 guests