Aplikasi Open Source untuk Ilustrasi Arsitektural

Aplikasi-aplikasi diubuntu: • Aplikasi Grafis •
Aplikasi Internet •
Aplikasi Office •
Aplikasi Sound & Video •
Aplikasi Programming
User avatar
SatriyaMujung
Posts: 669
Joined: 19 Feb 2011, 08:33

Aplikasi Open Source untuk Ilustrasi Arsitektural

Postby SatriyaMujung » 05 Dec 2013, 17:18

[size:14pt]#1 Membuat Ilustrasi Arsitektural Dengan Blender & Gimp[/size]



Salam.

Gambar maupun animasi yang dibikin mahasiswa arsitektur, tukang gambar dan arsitek umumnya memakai software Windows. Mungkin karna software nya lebih gampang, gampang nyarinya, banyak orang yang sama^ pake pula, jadi bisa tanya sana sini, banyak lagi. Kalau dibandingkan dengan Linux, ya mungkin jumlah pemakaian open source untuk grafis ndak seberapa lah, paling ndak masih kalah.

Akhirnya, saya putuskan membuat salah satu contoh bahwa Linux bisa kok untuk membuat produk jadi. Dalem hal ini, saya batasi sesuai kemampuan saya saja, dimana sehari^ saya bisanya ya nge-grafis. Jadilah tulisan ini saya khususken buat ilustrasi grafis arsitektural. Kalau mau cari di gugel, banyak itu contohnya. Tetapi, untuk lebih meyakinkan, saya mau buat dengan karya sendiri.

Semoga kisanak sekalian, baik orang arsitektur maupun yang lainnya, sudi membaca. Sukur^ ada yang berminat belajar bareng.


Ilustrasi arsitektural itu apa to?
Istilahnya mungkin begitu ya kira^, menurut saya. Penjelasannya begini, jadi istilah itu saya maksudkan untuk menjelaskan tentang pembuatan gambar yang menginformasikan suatu rancangan atau desain arsitektur dalam bentuk 2D, 3D atau animasi, jadi harus informatif dan komunikatif. Misal, ada desain rumah. Lalu ada llustrasi tentang rumah itu yang bentuknya gambar, yang menjelaskan bentuk, warna, tekstur dan skala. Ada juga gambar perspektif. Supaya orang lain bisa paham soal bangunan ini.

Untuk gambar 3D arsitektural sendiri, macem^ bentuknya. Menurut pribadi sih, ada yang photorealistic, sesuai namanya, gambarnya bagaikan sebuah foto yang kualitas grafisnya mendekati benda aslinya. Ada lagi non-photorealistic, itu biasanya sudah tercampur dengan imajinasi dan ke-kreatif-an ilustratornya.

Software yang dipake...
Untuk pembuatan ilustrasi ini saya kira sebagian besar pengguna lebih suka megang aplikasi berbasis Windows, contohnya 3DSMax, Sketchup, Autocad, Coreldraw dan Adobe Photoshop. Akan tetapi, ternyata Linux punya software yang bisa diandalkan, dalam artian ya bisa dipakai sebagai alternatif (bahkan solusi) untuk program grafis berbasis Windows. Di antaranya yang saya ketahui macem Blender, GIMP, Inkscape, Krita, QCad, Draftsight versi Linux dan SweetHome3D.

Blender, GIMP dan Inkscape adalah tiga software yang paling sering saya pakai. Dah. Minimal modal tiga sofwer ini tok, kemungkinan sudah bisa bikin grafis macem^. Walaupun biasanya ada di Linux, ternyata juga bisa diinstal di sistem operasi Windows. Mungkin bisa ditambah Draftsight jika ada hubungannya dengan CAD. Tapi itu menurut selera masing^.

Spek komputer...
Dalam perkembangannya, aplikasi grafis untuk Windows semakin lama semakin membutuhkan komputer dengan spesifikasi tinggi. Aplikasi grafis terbaru membutuhkan hardware yang high-end ( dan biasanya keluaran paling gres).

Software grafis di Linux itu, enaknya, dengan spesifikasi komputer grafis yang rendah, kalau saja software ini dimanfaatkan seoptimal mungkin, hasilnya juga akan bagus. Aplikasi open source bisa dijalankan dengan mulus di dalam komputer grafis kualitas rendah. Perbandingannya dengan melihat spesifikasi paling rendah yang ada dalam informasi spek komputer masing-masing software.
Buat saya, cukuplah spek komputer grafis itu salah satunya mungkin seperti di bawah ini.

[img:center]https://dl.dropbox.com/s/ft62eghfe0p4u9u/spec.jpg[/img]
Spesifikasi komputer kelas grafis

Tabel di atas tu saya ambil dari website Blender.org. Kebetulan komputer punya saya ternyata masuk minimum hardware. :grin:

Namanya juga fungsinya soal grafis menggrafis, alangkah kerennya kalau kita punya komputer dengan spek tinggi. Semakin tinggi semakin bagus. Biar nanti kerjaan kita lancar, ndak nge-lag atau putus^, membuka kreativitas dan hasil yang maksimal.

Contoh, cara bikinnya...
Ok.
Saya ambil satu contoh saja ya. Yang gampang^ dulu. Di sini saya pengen menjelaskan tentang salah satu metode saya saat membuat gambar perspektif dari sebuah rumah, yang dibuat dengan memakai blender dan GIMP. Langkah^ yang secara umum saya pakai, supaya jadi gambaran awal tentang proses pembuatannya.

Kalau saya, sebenernya suka dengan gambar yang cepet bikinnya. Biar irit waktu. Tergantung alokasi waktu dan permintaan juga. Gambar realistik tentu bikinnya juga lama. Maka harus pandai^ mengatur waktu dan merencanakan tipe atau style gambar yang mau dibuat.

Nah, di demo ini, ada tiga macam jenis gambar yang saya buat. Pertama, saya merender khusus gambar bayangannya saja. Kedua, saya buat renderan yang berisi garis outline. Yang ketiga, gambar render standar lewat Blender, maksudnya ada warna, bayang^ dan obyek yang dibuat, pakai format PNG dengan menghilangkan warna latar. Ketiga gambar ini akan diolah nanti di GIMP.

Jadi, saya buat dulu model rumah dengan blender. Render pakai seting pencahayaan dan kasih bayangan, secukupnya saja karna cuma buat preview.

[img:center]https://dl.dropbox.com/s/4zgpg1iq25bgosw/01_ilus_rumah_render.png[/img]
Model rumah dirender

Gambar di atas itu contoh hasil render dari Blender. Material standar dan penggunaan cahaya matahari yang diseting dengan rayshadow dan pakai sedikit AO (ambient occlusion) untuk menyeting bayang^. Kalau rasanya belum pas settingnya, puas^in dulu. Saya buat alokasi waktu kira^ satu jam buat utak atik modeling sama renderingnya juga. Wong waktu render cuma 1 menitan saja, ndak lama.

[img:center]https://dl.dropbox.com/s/2uyzxw6i1alyyty/01_ilus_rumah_bayangan_only.png[/img]
Bayang^

Kemudian dari situ gambar pertama berupa bayang^ dibuat dulu. Dari massa yang sama diambil bayang^nya saja pakai shadow pass. Gunanya nanti kalau sampai di proses nge-GIMP, gambar ini dijadikan layer paling atas untuk mempertegas bayang^.

[img:center]https://dl.dropbox.com/s/k6wg9vqh7hov9cd/01_ilus_rumah_line.jpg[/img]
Garis outline dengan tool Freesyle

Lanjut, yang di atas itu gambar kedua yang saya buat dengan sebuah tool Blender yang masih baru, freesyle. Kalo make tool ini kita bisa bikin garis outline atau garis profil dari sebuah obyek. Sebenernya saya pingin meniru efek yang bisa kita dapet dari Sketchup, yang bisa pakai garis-garis outline.

[img:center]https://dl.dropbox.com/s/ghoh22snh4zvupw/01_ilus_rumah_bayangan.png[/img]
Gambar render alpha

Gambar ketiga ini saya buat cuma buat nyimpen gradasi yang ada pada material dan bayangan. Warna langitnya dihilangkan pakai render pass. Hasilnya berupa format PNG. Biar gampang pas pasang background nanti.

Jadi, gambar dari Blender sudah saya dapat. Sekarang waktunya..

nge-GIMP..

Langkah satu, saya edit gambar ketiga dulu. Maksudnya saya pengen bikin gradasi bayangan yang halus, cepat dan gampang bikinnya. Ngeditnya bisa lewat pengaturan level. Nanti hasilnya kayak yang di bawah ini.

[img:center]https://dl.dropbox.com/s/kbddaz3cv99d7su/01_ilus_rumah_bayangan_level.jpg[/img]
Bayang^ setelah pengeditan

Langkah dua, memasang gambar tekstur. Gunanya memberi warna atau tekstur pada dinding ato yang lainnya.
Biasanya saya download tekstur dari cgtextures.com. Teksturnya bagus^. Gambar tekstur dimasukkan ke dalam layer baru, kemudian gambar diubah ke dalam bentuk perspektif, diatur supaya pas dengan renderan garis outline. Untuk kolomnya saya hanya perlu warna saja, jadi saya pakai bucket tool untuk menambah warna pada kolom.

[img:center]https://dl.dropbox.com/s/wkceh7r6jezmao0/01_ilus_rumah_bodi.jpg[/img]
Tekstur rumah peti kemas

Setelah pasang teksturnya selesai, saya membuat rumput dan memasang latar. Gambar latar saya dapet dari gugel. Kemudian rumput saya olah dari tekstur rumput dari cgtextures.com, tinggal menggunakan tool clone dari rumput ke layer kosong yang baru, lalu mulai menggambar. Ada bagian rumput yang saya blur sedikit terutama pada bagian yang jauh dari obyek. Begitu juga dengan gambar latar.

[img:center]https://dl.dropbox.com/s/q394fhx8dfzv4eu/01_ilus_rumah_env.jpg[/img]
Memasang latar dan tekstur rumput

Gambar bayangan hasil render dari Blender dimasukkan ke dalam layer di atasnya, kemudian diubah ke dalam mode overlay. Saya tambah blur sedikit sesuai selera. Tekstur peti kemas juga saya tambah saturasinya agar warnanya tidak terlalu mencolok lalu diseting multiply. Terakhir, tambah dan mengurangi intensitas bayangan dengan burn/dodge lalu kasih efek vignet sedikit dengan brush tool.

[img:center]https://dl.dropbox.com/s/m45uhz3wlmxwazo/01_ilus_rumah_akhir.jpg[/img]
Hasil akhir

Waktu pembuatan:
modeling ~ 1 jam
texturing ~ 2 jam
finishing ~ 10 menit
Total: ~ 3 jam

Kesimpulannya...
Salah satu alasan saya memakai sofwer open source macam Blender, GIMP dll sebenernya itu karena keterpaksaan, karena kebingungan, gimana nanti kalo mau make 3DSMax, Photoshop, dll. Waktu saya memutuskan pindah ke Linux, ternyata ya ada juga aplikasi grafis, dan saya coba kuasai. Menggunakan Linux bukan artinya harus berhenti kreatif. Coba lihat, hasilnya ndak mengecewakan, bukan?

Thread official Blender dan GIMP sudah ada di FUI,
saya tulis lagi saja cara menginstalnya di sini, kalau^ lupa.
Cara menginstal Blender dan GIMP gampang saja,
Konek internet, buka terminal, terus ketik masing-masing:

Code: Select all

sudo apt-get install blender

untuk Blender,
dan

Code: Select all

sudo apt-get install gimp

untuk GIMP.

Link keren tentang open source untuk grafis arsitektural



cgtextures.com
Isinya tekstur2 kualitas tinggi. Macem2 ukuran gambarnya. Mesti daftar dulu buat donlot tekstur dan dikasih kuota 15 MB perhari.

alexhogrefe.com
Meski bukan pemake Linux, karna dia pakai Sketchup dan Photoshop. Saya paling suka gambar buatannya. Tutorialnya bagus-bagus. Saya ngambil banyak informasi dari sini, sama gaya ilustrasi juga.

yorik.uncreated.net
Yang punya orang arsitek. Kalau dari syle, lebih mengutamakan kecepatan waktu bikin gambar ilustrasi. Blender dan GIMP bukan cuma buat ilustrasi saja, tetapi juga dipakai waktu bikin desain.

blender3darchitect.com
Dari nama situsnya sudah bisa ditebak isinya.

blendswap.com
Tempat buat nyari obyek siap pakai ( komponen kalau bahasa Sketchup).

blenderguru.com
Ada tutorial arsitektural yang bagus.

----------------------------------------------------------------------------
Trimakasih.
Salam.
User avatar
nif
Posts: 2816
Joined: 31 Mar 2011, 07:48

Re: Aplikasi Open Source untuk Ilustrasi Arsitektural

Postby nif » 05 Dec 2013, 17:33

mantap sekali om SatriyaMujung :D

:like: :like: :like:
User avatar
SatriyaMujung
Posts: 669
Joined: 19 Feb 2011, 08:33

Re: Aplikasi Open Source untuk Ilustrasi Arsitektural

Postby SatriyaMujung » 05 Dec 2013, 20:43

nif wrote:mantap sekali om SatriyaMujung :D

:like: :like: :like:

Makasih bro...
Biar ndak sepi aja hihi
User avatar
ubunubun
Posts: 2
Joined: 22 Jan 2014, 12:51
Location: jakarta, Indonesia
Contact:

Re: Aplikasi Open Source untuk Ilustrasi Arsitektural

Postby ubunubun » 22 Jan 2014, 13:18

sip... blender + gimp buat final touch hehe, klo ane br sketchup+gimp,, dah jarang render om,,
User avatar
SatriyaMujung
Posts: 669
Joined: 19 Feb 2011, 08:33

Re: Aplikasi Open Source untuk Ilustrasi Arsitektural

Postby SatriyaMujung » 28 Jan 2014, 19:52

ubunubun wrote:sip... blender + gimp buat final touch hehe, klo ane br sketchup+gimp,, dah jarang render om,,

Sketchup ndak usah render sudah keren gambarnya.
Cocok buat kerjaan ya oom ya :grin:
Langsung ke jpg png :grin:
User avatar
rizaaal
Posts: 1212
Joined: 01 May 2011, 16:02
Location: Bekasi, Indonesia
Contact:

Re: Aplikasi Open Source untuk Ilustrasi Arsitektural

Postby rizaaal » 28 Jan 2014, 20:36

sumpah saya suka orang-orang kayak masbro gini. bikin buku lengkapnya dong, nanti terbitin. Dari dulu saya punya impian kalau ketika saya ke gramedia, disitu juga banyak buku-buku yang membahas aplikasi open source. Tidak melulu software proprietary. :)
User avatar
nif
Posts: 2816
Joined: 31 Mar 2011, 07:48

Re: Aplikasi Open Source untuk Ilustrasi Arsitektural

Postby nif » 29 Jan 2014, 17:28

rizaaal wrote:... bikin buku lengkapnya dong, nanti terbitin. Dari dulu saya punya impian kalau ketika saya ke gramedia, disitu juga banyak buku-buku yang membahas aplikasi open source. Tidak melulu software proprietary...

setuju :like:
User avatar
SatriyaMujung
Posts: 669
Joined: 19 Feb 2011, 08:33

Re: Aplikasi Open Source untuk Ilustrasi Arsitektural

Postby SatriyaMujung » 29 Jan 2014, 17:48

rizaaal wrote:sumpah saya suka orang-orang kayak masbro gini. bikin buku lengkapnya dong, nanti terbitin. Dari dulu saya punya impian kalau ketika saya ke gramedia, disitu juga banyak buku-buku yang membahas aplikasi open source. Tidak melulu software proprietary. :)

Dibikinken buku ya? :grin:
Lha ini aja baru nubi total.

Sebenernya saya suka sayang kalo liat buku^ tutorial di gramedia dll, kadang dengan harga buku taruhlah 30rb 40rb, duit segitu sudah bisa buat cari tutorial yg lebih bagus lewat internet.

Tapi bentuk buku juga ada bagusnya juga, lebih praktis.
User avatar
chiki
Posts: 1235
Joined: 23 Jun 2011, 17:35
Location: Jakarta, Indonesia

Re: Aplikasi Open Source untuk Ilustrasi Arsitektural

Postby chiki » 29 Jan 2014, 21:10

buka les-lesan om! nanti saya daftar! :D :D :D :D :D :D
User avatar
SatriyaMujung
Posts: 669
Joined: 19 Feb 2011, 08:33

Re: Aplikasi Open Source untuk Ilustrasi Arsitektural

Postby SatriyaMujung » 30 Jan 2014, 12:24

chiki wrote:buka les-lesan om! nanti saya daftar! :D :D :D :D :D :D

Hahah. :grin:
Duit duit $$$ #ngiler

Return to “Aplikasi Ubuntu”

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 3 guests