kelebihan dan kekurangannya

Diskusi tentang Ubuntu Server baik webserver, database server, samba server dan service lainnya serta jaringan menggunakan Sistem Operasi Ubuntu.
User avatar
sipelaut
Posts: 1963
Joined: 03 Jan 2010, 17:25
Location: madura-sampang
Contact:

kelebihan dan kekurangannya

Postby sipelaut » 12 Nov 2012, 11:15

setelah ngubek2 google ama KIOS, buat nerapin load balance di kantor saya ada beberapa contoh jaringan seperti ini
Image
mohon bantuannya kira2 kelebihan ama kekurangan dari contoh A dan contoh B itu apa yahh..??
klo saya sichh lebih prefer yang A, kyaknya lebih gampang ngonfignya.. proxy tinggal nerima aja ??
mohon bantuan dan masukannya
User avatar
sipelaut
Posts: 1963
Joined: 03 Jan 2010, 17:25
Location: madura-sampang
Contact:

Re: kelebihan dan kekurangannya

Postby sipelaut » 12 Nov 2012, 15:41

halu....
jangan diliat aja dong masbro.... :)
User avatar
q_p
Posts: 3109
Joined: 14 Oct 2012, 13:01
Contact:

Re: kelebihan dan kekurangannya

Postby q_p » 12 Nov 2012, 16:42

Iya....dari tadi saya cuma lihat gambarnya saja. :grin: Saya pilih opsi B saja deh, tapi jangan tanya kenapa ya?
User avatar
sta
Posts: 2003
Joined: 27 Apr 2010, 09:49
Contact:

Re: kelebihan dan kekurangannya

Postby sta » 12 Nov 2012, 17:13

kata pak Onno via twitter
"pakai load balancing sebelum proxy"
User avatar
yudiarbi
Posts: 627
Joined: 22 Mar 2011, 09:31
Location: Probolinggo, Jawa Timur
Contact:

Re: kelebihan dan kekurangannya

Postby yudiarbi » 13 Nov 2012, 07:50

kalo aq lbh prefer ke topologi yg biasa saya bikin:
ISP A
========Server=====switchhub===client
ISP B
User avatar
jail
Posts: 162
Joined: 19 May 2010, 10:14
Location: jakarta

Re: kelebihan dan kekurangannya

Postby jail » 13 Nov 2012, 08:17

------------
User avatar
sipelaut
Posts: 1963
Joined: 03 Jan 2010, 17:25
Location: madura-sampang
Contact:

Re: kelebihan dan kekurangannya

Postby sipelaut » 13 Nov 2012, 09:00

sta wrote:kata pak Onno via twitter
"pakai load balancing sebelum proxy"

maksudnya gimana masbro....
kalo gitu yang A donggg
yudiarbi wrote:kalo aq lbh prefer ke topologi yg biasa saya bikin:
ISP A
========Server=====switchhub===client
ISP B

sharing dong masbro...
anda makeknya apa?? apa pure linux atau makek langsung routerboard semacam mikrotik
User avatar
q_p
Posts: 3109
Joined: 14 Oct 2012, 13:01
Contact:

Re: kelebihan dan kekurangannya

Postby q_p » 13 Nov 2012, 14:29

yudiarbi wrote:kalo aq lbh prefer ke topologi yg biasa saya bikin:
ISP A
========Server=====switchhub===client
ISP B
Server-nya full-Opensource, mikrotiknya disimpan saja...Iya nih saya juga pernah baca postingan Cak Yudiarbi di KIOS tentang ini, bagaimana hasilnya Cak? Bagi2 Cak....pliss
User avatar
satria_agounk
Posts: 25
Joined: 19 Sep 2012, 13:52
Location: surabaya
Contact:

Re: kelebihan dan kekurangannya

Postby satria_agounk » 13 Nov 2012, 17:49

klo yang A itu kalo squid server,nya mati tapi jaringannya mati juga ...

klo yang B itu klo squid server.nya mati tapi jaringan masih hidup dan bisa cuman tanpa squid ..

klo proses settingnya lebih gampang yang B ...


^,^
User avatar
yudiarbi
Posts: 627
Joined: 22 Mar 2011, 09:31
Location: Probolinggo, Jawa Timur
Contact:

Re: kelebihan dan kekurangannya

Postby yudiarbi » 13 Nov 2012, 20:07

@sipelaut @pragola pati:
sama2 belajar bos, bener kt cak satria agung kl server mati, jaringan mati-->tp kok bisa server mati(kecuali hardware rusak/mati listrik) :D
mndg full opensource, misal 2 ISP, maka server butuh 3 lan dg asumsi jaringan client cmn satu wilayah,pembagian beban weight jgn lupa, misal satu isp di dial di server, satu isp di dial di modem, yg dial modem sbg backup line ato sebagian client diarahkan ke isp2
User avatar
q_p
Posts: 3109
Joined: 14 Oct 2012, 13:01
Contact:

Re: kelebihan dan kekurangannya

Postby q_p » 13 Nov 2012, 20:21

yudiarbi wrote:@sipelaut @pragola pati:
sama2 belajar bos, bener kt cak satria agung kl server mati, jaringan mati-->tp kok bisa server mati(kecuali hardware rusak/mati listrik) :D
mndg full opensource, misal 2 ISP, maka server butuh 3 lan dg asumsi jaringan client cmn satu wilayah,pembagian beban weight jgn lupa, misal satu isp di dial di server, satu isp di dial di modem, yg dial modem sbg backup line ato sebagian client diarahkan ke isp2
Saya (juga yang lain) masih nunggu "howto"-nya lho cak.......
User avatar
sayed
Posts: 137
Joined: 21 Jul 2011, 16:19
Location: Lhokseumawe, Aceh
Contact:

Re: kelebihan dan kekurangannya

Postby sayed » 13 Nov 2012, 22:03

saya yang B keliatannya lebih bagus tu krna proxy ama clientnya beda jalur
User avatar
sipelaut
Posts: 1963
Joined: 03 Jan 2010, 17:25
Location: madura-sampang
Contact:

Re: kelebihan dan kekurangannya

Postby sipelaut » 14 Nov 2012, 08:49

yudiarbi wrote:@sipelaut @pragola pati:
sama2 belajar bos, bener kt cak satria agung kl server mati, jaringan mati-->tp kok bisa server mati(kecuali hardware rusak/mati listrik) :D
mndg full opensource, misal 2 ISP, maka server butuh 3 lan dg asumsi jaringan client cmn satu wilayah,pembagian beban weight jgn lupa, misal satu isp di dial di server, satu isp di dial di modem, yg dial modem sbg backup line ato sebagian client diarahkan ke isp2

maksudnya gimana masbroo..
saya gak mudeng nichhh
"misal satu isp di dial di server, satu isp di dial di modem, yg dial modem sbg backup line ato sebagian client diarahkan ke isp2"
User avatar
yudiarbi
Posts: 627
Joined: 22 Mar 2011, 09:31
Location: Probolinggo, Jawa Timur
Contact:

Re: kelebihan dan kekurangannya

Postby yudiarbi » 14 Nov 2012, 09:03

misal ya, semua isp sama2 adsl
isp 1 masuk lan 1 di dial di server(modem sbg bridge)
isp 2 masuk lan 2 di dial di modem (modem sbg pppoe)
mslh aturan suka2 kita bos(apa cak en lah :D-->maduranese)
misal aturannya :
1. isp 1 sbg isp utama, isp 2 sbg backup jika link down di isp 1
mainin lah di konfigurasinya

2. isp 1 dan isp 2 sama2 digunakan, sebagian client diarahkan ke isp1 dan sebagian yg lain ke isp2 atau bisa juga, untuk browsing ke isp1, game online ke isp2 (misal warnet)

-->kesimpulannya pilih/tetapkan aturan sesuai kebutuhan, krn aturan merupakan konsep kita, sehingga kita tinggal jalanin di sisi konfigurasi
User avatar
q_p
Posts: 3109
Joined: 14 Oct 2012, 13:01
Contact:

Re: kelebihan dan kekurangannya

Postby q_p » 14 Nov 2012, 09:05

@sipelaut:
Sambil nunggu Cak Yudiarbi, coba link ini Cak. Kalau saya tidak salah tangkap, yang dimaksud Cak Yudiarbi adalah tentang LoadBalancing dan FailOver, termasuk pengaturan "iptables dan routing"-nya.
User avatar
yudiarbi
Posts: 627
Joined: 22 Mar 2011, 09:31
Location: Probolinggo, Jawa Timur
Contact:

Re: kelebihan dan kekurangannya

Postby yudiarbi » 15 Nov 2012, 07:45

sambil menunggu temen2 yg lain-->koreksi jika salah, ini implementasi lama.. :D
Detail interface sebagai berikut :
eth0 = ISP1 -> di dial di server
eth1 = Lan Warnet
eth2 = ISP2 sbg pppoe
edit file /etc/iproute2/rt_tables
tambahkan tabel baru di baris akhir

Code: Select all

#
# reserved values
#
255     local
254     main
253     default
0       unspec
#
# local
#
#1      inr.ruhep
201 WISP
202 TELKOM

edit file /etc/ppp/peers/dsl-provider
konfigurasi menjadi seperti dibawah ini :

Code: Select all

noipdefault
#defaultroute <- beri tanda # di awal baris
#replacedefaultroute <- beri tanda # di awal baris
hide-password
#lcp-echo-interval 30
#lcp-echo-failure 4
noauth
persist
mtu 1492
#persist
#maxfail 0
#holdoff 20
plugin rp-pppoe.so eth0
user "xxxxxxxxx@telkom.net"
#usepeerdns <- tambahkan # di awal baris

edit file /etc/network/interface

Code: Select all

# The loopback network interface
auto lo
iface lo inet loopback

# Interface Ke MODEM ADSL
auto eth0
iface eth0 inet static
        address 192.168.1.2
        netmask 255.255.255.0
        network 192.168.1.0
        broadcast 192.168.1.255

# Interface Lokal ke LAN Client | Sesuaikan IP dan domain,
# jika tidak menginstall DNS Server, hilangkan dns-nameservers 127.0.0.1
auto eth1
iface eth1 inet static
        address 172.16.12.254
        netmask 255.255.255.192
        network 172.16.12.192
        broadcast 172.16.12.255
        # dns-* options are implemented by the resolvconf package, if installed
        dns-nameservers 127.0.0.1
        dns-search domainkamu.com

# Interface ke WISP, dalam kasus ini, diberi IP static dari ISP
# Alamat yang dituliskan disini hanya contoh, silahkan sesuaikan!
# 10.10.10.44 adalah IP yang diberikan dari ISP
# 10.10.10.1 adalah gateway ISP
auto eth2
iface eth2 inet static
        address 10.10.10.44
        netmask 255.255.255.0
        network 10.10.10.0
        broadcast 10.10.10.255
        post-up ip route add 10.10.10.0/24 dev eth2 src 10.10.10.44 table WISP
        post-up ip route add default via 10.10.10.1 table WISP
        post-up ip rule add from 10.10.10.44 table WISP
        post-down ip rule del from 10.10.10.44 table WISP
        post-down ip route replace default scope global via IP_GW_SPEEDY dev ppp0

#Interface yang di generate oleh pppoeconf
auto dsl-provider
iface dsl-provider inet ppp
pre-up /sbin/ifconfig eth0 up # line maintained by pppoeconf
provider dsl-provider

buat file baru /etc/ppp/ip-up.d/0route-up

Code: Select all

#!/bin/sh
ip route add 125.180.0.0/16 dev ppp0 src 125.180.X.X table TELKOM
ip route add default via 125.163.X.X table TELKOM  ## Default GW untuk tabel TELKOM
ip rule add from 125.180.X.X table TELKOM
ip route replace default equalize scope global nexthop via 10.10.10.1 dev eth2 weight 2 nexthop via 125.163.56.1 dev ppp0 weight 5

jika mengunakan koneksi yang sama dengan nilai bandwidth yang sama, silahkan diisi dengan weight 1 dan 1
agar perintah tersebut bisa dieksekusi, ganti permissionnya
#chmod 755 /etc/ppp/ip-up.d/0route-up
#ntar ya ada lanjutannya, mhn diperiksa dulu gmn kira2 scriptnya :D
User avatar
sipelaut
Posts: 1963
Joined: 03 Jan 2010, 17:25
Location: madura-sampang
Contact:

Re: kelebihan dan kekurangannya

Postby sipelaut » 15 Nov 2012, 11:58

makasih masbroo
mulai kemarin udah coba diterpin tapi saya prefer yang untuk contoh A dulu baru contoh B.
dan hasilnya inet gak konek hee... :wow:
gak tau apanya ini.. ?? apa inetnya, apa mikrotiknya apa proxynya, apa man behind gunnya yang koplakkkk......
hari ini mumpung liburan panjang.. coba oprek2 semuanya
kyaknya hari ini bakalan panjang, makasih atas scriptnya, nanti saya coba terapin

Code: Select all

met tahun baru islam semua
User avatar
yudiarbi
Posts: 627
Joined: 22 Mar 2011, 09:31
Location: Probolinggo, Jawa Timur
Contact:

Re: kelebihan dan kekurangannya

Postby yudiarbi » 15 Nov 2012, 12:46

simpan mikrotiknya dulu bro, biar enak trial errornya
User avatar
q_p
Posts: 3109
Joined: 14 Oct 2012, 13:01
Contact:

Re: kelebihan dan kekurangannya

Postby q_p » 15 Nov 2012, 13:36

@Yudiarbi,
Cak Yudi, misal dua-duanya (eth0+eth1) bridge mode, mana saja yang perlu dirubah ? Suwun Cak.
User avatar
yudiarbi
Posts: 627
Joined: 22 Mar 2011, 09:31
Location: Probolinggo, Jawa Timur
Contact:

Re: kelebihan dan kekurangannya

Postby yudiarbi » 16 Nov 2012, 03:54

@pragola : kl dua2nya bridge gak mgkn bos, krn di /etc/network/interface hanya akan bentuk ppp0

Return to “Ubuntu Server”

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 12 guests